Nasional

DPR Uji Kelayakan Empat Hakim Agung

Redaktur: Riznal Faisal
DPR Uji Kelayakan Empat Hakim Agung - Nasional

JALANI TES - Calon hakim agung Cholidul Azhar mengikuti uji kepatutan dan kelayakan oleh Komisi III DPR di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (20/5/2019). Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

indopos.co.id - Komisi III DPR telah memulai tahapan uji kelayakan dan kepatutan empat calon hakim agung, Senin (20/5/2019). Mereka terlebih dahulu diminta untuk membuat makalah yang diajukan kepada komisi yang membidangi hukum itu.

Empat calon hakim agung yang sadang menjalani fit and proper test di Komisi III DPR adalah Cholidul Azhar, Matheus Samiaji, Sartono dan Ridwan Mansyur. Uji kelayakan kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap.

Selain Mulfachri, fit and proper juga dihadiri oleh anggota komisi III DPR RI lainnya, yakni Arsul Sani, Jazilul Fawaid, Junimart Girsang, Arteria Dahlan dan beberapa anggota komisi III lainnya.

"Ini sebetulnya proses seleksi calon hakim agung di DPR dalam bentuk uji kelayakan dan kepatutan terhadap empat calon hakim agung yang dikirim oleh Komisi Yudisial," ungkap Arsul Sani, anggota Komisi III DPR RI di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (20/5/2019).

Arsul menyampaikan, uji kelayakan dan kepatutan kemarin terdiri dari hakim dua kamar perdata, satu hakim dari kamar PTUN dan satu hakim dari kamar agama. "Nanti kita lihat apakah di mata Komisi III DPR keempat calon hakim agung ini memenuhi syarat sehingga bisa disetujui atau tidak disetujui semuanya," tuturnya.

Secara garis besar, sambung politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, yang akan diuji oleh Komisi III DPR RI terdiri dari dua bagian. Pertama, hal-hal yang menyangkut teknis dan teknis peradilan. Kedua adalah track record atau rekam jejak keempat calon hakim agung tersebut.

Sementara Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik berharap keempat calon hakim agung tersebut dapat terpilih sebagai hakim agung.  Namun, lanjut dia, diterima atau tidaknya mereka tergantung proses pendalaman saat uji materi.

"Bisa jadi keempat calon hakim agung diterima atau sebagian saja. Ini tergantung dari pilihan masing-masing fraksi di Komisi III," tuntasnya. (aen)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / DPR Tanya Pelindo soal Nasib Karyawan PT JAI

Nasional / JK Sebut Pemerintah Sedang Kaji Kasus Baiq Nuril

Politik / Sebut ada Pelanggaran Ham, Penyadapan Perlu Undang-Undang

Politik / Jadikan Parlemen DPR sebagai Kontrol dan Penyeimbang

Politik / KPU Ragu soal Perpendek Jadwal Kampanye Pilkada Serentak

Politik / Jadwal Kampanye Pilkada Serentak Dinilai Terlalu Lama


Baca Juga !.