Nasional

Kerahkan Empat Rribu Personel Layani Pemudik

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Kerahkan Empat Rribu Personel Layani Pemudik - Nasional

SERIUS- PT KAI Daop 1 Jakarta akan menggelar posko pelayanan angkutan lebaran.FOTO:IST

indopos.co.id - Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri segenap insan PT KAI termasuk Daop 1 Jakarta akan menggelar posko pelayanan angkutan lebaran. Begitu pun dengan tahun ini. PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan berbagai hal.

Mulai dari ketersediaan tiket, segi keamanan, pelayanan di atas kereta maupun area stasiun. Hingga kesiapan sarana dan prasarana untuk menghadapi arus mudik dan arus balik para pengguna jasa KA yang berlangsung selama 22 hari, mulai 26 Mei – 16 Juni 2019.

Executive Vice President Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah mengatakan, pada masa Angkutan Lebaran 2019, Daop 1 Jakarta mengoperasikan 58 KA Reguler (32 KA dari Stasiun Gambir dan 26 KA dari Stasiun Pasar Senen) dan 20 KA Tambahan (12 KA dari Stasiun Gambir dan 8 KA Dari Stasiun Pasar Senen) per hari. ”Dengan total 78 KA per hari yang dioperasikan Daop 1 Jakarta pada masa Angkutan Lebaran 2019 maka secara keseluruhan terdapat ketersediaan tempat duduk sekitar 957.282 untuk dapat mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa pada masa arus mudik berlangsung selama 22 hari,” ungkap Dadan di Jakarta (21/5/2019).

Menurutnya, dari sisi sarana, sebanyak 326 kereta siap dioperasikan setiap harinya. Dengan perincian sebagai berikut; 27 Kereta Pembangkit, 203 Kereta Penumpang, 66 Kereta Bagasi, 13 Kereta Wisata, 17 Kereta Makan. Sedangkan untuk lokomotif disiapkan 44 lokomotif, yang berasal dari Depo Jatinegara sebanyak 41 dan 3 lokomotif dari Depo Tanah Abang.

Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Keselamatan memiliki skala prioritas utama dalam pengoperasian KA. Daop 1 Jakarta yang memiliki panjang lintas 961,5 Km juga telah melakukan pemetaan terkait area-area rawan dimana terdapat 237 titik rawan yang terbagi menjadi 77 lokasi pelintasan rawan, 81 lokasi rawan longsor, 46 lokasi rawan banjir dan 33 lokasi rawan ambles.

Khusus pelintasan sebidang, di Daop 1 Jakarta sendiri terdapat 472 pelintasan. Dimana 132 pelintasan resmi dijaga oleh PT KAI, 50 pelintasan resmi dijaga oleh pihak ketiga, dan 290 tidak dijaga. Selain itu, terdapat juga 70 pelintasan tidak sebidang terdiri dari 56 flyover dan 14 underpass di wilayah Daop 1 Jakarta.

Demi memastikan perjalanan KA selalu aman dan lancar, tahun ini PT KAI Daop 1 Jakarta kembali menyiagakan petugas ekstra untuk mengawasi jalur KA. Sebanyak 179 petugas yang terdiri dari 122 Petugas Jaga Pelintasan (PJL), 37 Petugas Penilik Jalan (PPJ), dan 20 Petugas daerah rawan diperbantukan untuk mendukung keselamatan perjalanan KA.

Personel Masa Angkutan Lebaran 2019

Selain mengutamakan keselamatan perjalanan KA, sisi kenyamanan dan keamanan juga menjadi prioritas PT KAI bagi pengguna setia KA. Itu sebabnya, PT KAI Daop 1 Jakarta tak tanggung-tanggung dalam menurunkan pegawai saat angkutan lebaran ini.

”Para pegawai ini turun langsung di stasiun untuk melayani penumpang, seperti menjadi petugas boarding, mengatur penumpang di area peron, dan membantu penumpang yang membutuhkan informasi. Total terdapat sekitar 2.437 pegawai PT KAI yang diturunkan untuk menjalani posko Angleb 2018, yang terbagi dari 106 pegawai setingkat EVP, Deputy, Senior Manager, Junior Manager dan Quality Control, 202 staf kantor, 336 dari Kantor Pusat/Anak perusahaan, dan 1.793 pegawai bagian operasional organik, jumlah tersebut hanya pegawai manajemen dan operasional belum termasuk petugas pengamanan serta petugas tambahan yang secara keseluruhan jumlahnya dapat mencapai sekitar empat ribu petugas,” jelas Dadan.

Pengerahan SDM tidak hanya dari internal PT KAI, namun selama posko angkutan lebaran 2019, PT KAI Daop 1 Jakarta memiliki tenaga eksternal bagian pelayanan. Seperti 75 orang dari komunitas pecinta KA dan 24 costumer service mobile (CSM) yang akan membantu di stasiun Gambir, Pasarsenen, dan Bekasi.

Sedangkan untuk pengamanan, PT KAI Daop 1 Jakarta akan menerjunkan 1.319 personel yang terdiri dari 1.075 dari internal Daop 1 Jakarta (256 Polsuska, 816 PKD, 3 Babin/Pabin) dan 244 personel eksternal (223 Polri dan 21 TNI).

Tiket KA pada Masa Angkutan Lebaran 2019 Masih Tersedia

Mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA) pada masa Angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari yang terhitung mulai tanggal 26 Mei s.d 16 Juni 2019, PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 78 KA yang terdiri dari 58 KA Reguler dan 20 KA Tambahan Lebaran. Dengan pembagian, 32 KA Reguler dan 12 KA Tambahan Lebaran yang berangkat dari Stasiun Gambir, serta 26 KA Reguler dan 8 KA Tambahan Lebaran yang berangkat dari Stasiun Pasarsenen.

Minat masyarakat yang tinggi menggunakan moda transportasi KA saat mudik lebaran terlihat dari hampir terjual habisnya tiket KA Jarak Jauh tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan okupansi 100 persen di tanggal-tanggal favorit pada H-7 s.d H-1 seperti 29 Mei – 4 Juni 2019. Sementara untuk jarak sedang seperti tujuan Bandung dan Cirebon masih tersedia untuk keberangkatan H-10 s.d H-1.

Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 2019, data penjualan tiket pada tanggal 20 Mei 2019 pukul 11.00 WIB menunjukkan, pada H-10 s.d H-1 telah terjual 385.537 tiket (91,14 persen) dari 422.998 tempat duduk yang disediakan. Sedangkan pada hari Lebaran (H1 dan H2) telah terjual 74.365 tiket (83,50 persen) dari 89.060 yang disediakan. Dengan angka tersebut, PT  KAI memastikan masih tersedianya tiket KA relasi tertentu. 

PT KAI Daop 1 Jakarta masih menyediakan tiket bagi pelanggan yang tetap ingin melakukan perjalanan mudik menggunakan KA, masyarakat yang belum memiliki tiket dapat memilih keberangkatan perjalanan KA pada tanggal-tanggal yang masih tersedia tiketnya berdasarkan data penjualan tiket tanggal 20 Mei pukul 11.00 WIB.

”PT KAI Daop 1 Jakarta selalu konsisten memberi pelayanan yang mengedepankan kenyamanan, keamanan dan keselamatan kepada pengguna jasa. Itu sebabnya, KA jarak jauh dibatasi kapasitas angkutnya hanya 100 persen atau tiket dijual sesuai jumlah tempat duduk yang tersedia saja untuk semua kelas (Eksekutif, Bisnis, Ekonomi),” ungkap Dadan.

Dadan juga menambahkan, agar pelanggan KAI memesan tiket sesuai dengan identitas yang akan bepergian. Jika identitas tidak sesuai, maka tiket dinyatakan tidak berlaku. ”Selain itu, kami menghimbau kepada pengguna KA agar memperhatikan jadwal keberangkatannya, perhatikan waktu tempuh perjalanan menuju stasiun keberangkatan KA, agar tidak terlambat,” pungkas Dadan.

Tambah Fasulitas di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir

Guna meningkatkan pelayanan kepada penumpang, khususnya pada Masa Angkutan Lebaran 2019, PT KAI Daop 1 Jakarta menambah fasilitas-fasilitas baru bagi penumpang KA. Salah satunya yaitu Pembangunan Hall (Zona 3) di Stasiun Pasarsenen. Sebelum dilakukan peremajaan fasilitas di Zona 3 yang terletak di area non steril sebelum lokasi boarding gate pada Stasiun Pasarsenen luasnya hanya 950 m2, namun setelah dilakukan peremajaan luasnya menjadi 1.700 m2. Sedangkan, untuk kapasitas tempat duduk (TD) ruang tunggu Zona 3 yang semula hanya berkapasitas 80 TD, kini menjadi 700 TD.

Disamping itu juga dilakukan penambahan kursi tunggu untuk penumpang di area setelah boarding gate sebanyak 23 kursi, hingga jumlahnya mencapai 92 kursi. Sementara guna mengakomodir naik turun penumpang pada KA yang memiliki rangkaian panjang, PT KAI Daop 1 Jakarta juga telah menyelesaikan pekerjaan perpanjangan peron 3 dan 4 sebelum masa arus mudik berlangsung.

Pada masa arus mudik 2019 Stasiun Gambir juga memiliki fasilitas baru bagi penumpang KA. Yaitu, adanya co-working space yang terletak di Hall Selatan. co-working space merupakan sebuah ruangan yang disiapkan bagi penumpang/calon penumpang untuk melakukan aktivitas pekerjaan di area stasiun. co-working space di Stasiun Gambir ini dilengkapi dengan fasilitas lengkap, seperti tempat duduk dan meja untuk 20 orang, akses internet, ruangan ber-AC, charger, dan air mineral. Selain itu, untuk menghadirkan suasana baru, di Stasiun Gambir juga dibuat hall atau ruang tunggu bernuansa alam sehingga para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan KA merasa semakin nyaman.

”Selain penambahan fasilitas di area stasiun, peningkatan pelayanan juga dilakukan melalui optimalisasi database sistem ticketing serta penambahan application server dan bandwidth internet sebanyak dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini perlu dilakukan terutama saat menghadapi peningkatan jumlah pengunjung channel penjualan tiket,” cetus Dadan. Tak hanya menghadirkan fasilitas yang baru di dua stasiun tersebut, fasilitas umum lainnya juga terus ditingkatkan, seperti peremajaan musala dan toilet.(mdo)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Kemenhub Tutup Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2019

Nasional / Pengamat Sebut Mudik 2019 Lebih Baik

Headline / Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut Meningkat

Megapolitan / Ternyata Masih Banyak yang Mudik dari Terminal Lebak Bulus


Baca Juga !.