Politik

PAN Akui Kemenangan Jokowi-Ma’ruf

Redaktur: Riznal Faisal
PAN Akui Kemenangan Jokowi-Ma’ruf - Politik

Ketua umum PAN, Zulkifli Hasan

indopos.co.id - Partai Amanat Nasional (PAN) mengambil jalan berbeda soal hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.  Mereka mengakui kemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin seperti yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Partai berlambang matahari terbit itu juga mengaku hasil Pemilu legislatif (Pileg) dengan sejumlah catatan.

"Iya, kita mengakui kemenangan Pak Jokowi, Pileg dan DPD dengan beberapa catatan, tadi lima dapil kami gugat. Soal Pilpres, kami akui hasil KPU dan BPN punya hak untuk menggugat ke MK. Ditunggu tiga hari ke MK," kata Zulkifli Hasan, ketua umum PAN di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (21/5/2019).

Menurut ketua MPR RI itu, MK adalah lembaga resmi untuk sengketa bila ada kecurangan atau argumentasi. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menurutnya, bisa menempuh jalur ke MK.

"Jadi kita masuk ke institusi resmi. Di situ bisa bertarung tapi dalam gedung. Tarung data. Perhitungan. Itu koridor konstitusi. Kalau ada yang mendemo pasti tidak ingin rusuh," tegasnya.

Zulkifli juga memerinci ada lima daerah pemilihan yang akan digugat PAN ke MK dan dia menampik kabar bahwa saksi PAN menolak menandatangani hasil Pemilu.

"Memang semalam ada paham sedikit karena itu rekapitulasi Pileg, kita ada menggugat lima dapil. Ada Sulut, Jateng, dan beberapa dapil, yang akan kita bawa ke MK, PAN tidak tanda tangan. Tapi setelah konfirmasi, kita tanda tangan dengan catatan lima gugat ke MK," jelas Zulkifli.

"PAN sudah tanda tangan hasil rekapitulasi. Tidak ada lagi berita simpang-siur. Kami mengakui hasil KPU," pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan juga memastikan kader partainya tak ada yang mengikuti aksi memprotes penetapan rekapitulasi hasil Pemilu 2019

"Enggak, enggak ada, karena itu bukan jalur yang kami yakini sebagai sarana untuk menyelesaikan masalah," kata Hinca di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Hinca mengaku, partainya sejak awal mengatakan perbedaan pendapat ihwal hasil Pemilu 2019, baik Pileg maupun Pilpres, harus diselesaikan sesuai konstitusi. Dia berujar Demokrat berkomitmen menggunakan jalur Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK). "Kalau yang jalanan enggak. Demokrat enggak ikut," tuntasnya. (aen)

TAGS

pan

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Sinyal PAN Merapat ke Koalisi Indonesia Kerja Menguat

Nasional / PAN Terbelah, Demokrat Mantap Keluar Koalisi Prabowo-Sandi

Politik / PAN Bergabung ke Jokowi, Amien Rais: Itu Omong Kosong

Politik / Peta Koalisi Bisa Berubah

Nasional / Diduga Suap DAK Kebumen, Anggota DPR-RI Fraksi PAN Dipanggil

Politik / Kader PAN: Mustahil Indonesia Punah


Baca Juga !.