Ekonomi

Hiswana DKI Jakarta Berbagi Bersama Ratusan Anak Yatim

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Hiswana DKI Jakarta Berbagi Bersama Ratusan Anak Yatim - Ekonomi

BERKAH- Kegiatan bertema ““Berbuka dengan Usaha Mikro dan Komunitas (Beduk)” di Jakarta.FOTO:IST

indopos.co.id - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPC DKI Jakarta kembali mengadakan kegiatan sosial di bulan Ramadan 1440 H. Bekerja sama dengan Pertamina MOR 3 (agen LPG 3 Kg) wilayah Rayon 2 Selatan-Barat-Pusat digelar acara santunan dan berbuka puasa bersama anak yatim.

Kegiatan diberi tema“ Berbuka dengan Usaha Mikro dan Komunitas (Beduk)” pada Selasa (21/5/2019) berlokasi di Masjid Jami Baiturrahman Al-Haq Petukangan Utara Jakarta Selatan. Acara di hadiri 150 anak yatim yang didatangkan dari warga sekitar Masjid Baiturrahman Al-Haq.

”Kami sangat berterima kasih dengan adanya acara santunan yatim serta buka puasa bersama di Masjid ini, semoga saja ini menjadi amal baik dan mendapatkan ganjaran pahala yang setimpal untuk semua yang sudah terlibat dalam acara ini,” ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid ( DKM ) Masjid Baiturrahman Al-Haq H.Syahroni Muhammad.

Sementara itu ketua DPC Hiswana Migas DKI Jakarta, Syarif Hidayat  mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin  tahunan bekerja sama dengan Pertamina dengan tema yang berbeda-beda setiap tahunnya. Saat ini dengan kegiatan berbagi ta’jil di lima wilayah DKI dan santunan anak yatim yang di pusatkan di  dua tempat yakni  Cibubur Jakarta Timur dan yang sekarang ini di Masjid Baiturrahman Al-HaqJakarta Selatan. ”Total kita ada tujuh titik  selama bulan Ramadan  dan ini menjadi titik yang ke enam, kemudian akan kita akhiri di titik ke tujuh yakni di kawasan Pondok Indah,” ujarnya.

Menurutnya, Pertamina mengharapkan agar setiap tahunnya selalu ada penambahan jumlah titik dalam kegiatan ini, dan juga meminta agar acara santunan kepada anak yatim tidak hanya dilakukan satu tahun sekali saja. Hal ini akan segera kami realisasikan yakni dengan cara setiap anggota Hiswana Migas DKI Jakarta  yang saat ini berjumlah 600 orang wajib memelihara satu anak asuh. ”Sehinga kita mempunyai 600 anak asuh tetap yang kita santuni diluar bulan Ramadan,” jelasnya.

Ada beberapa hal yang dapat kita petik dari agenda acara ini secara menyeluruh. Selain dapat berbagi kepada beberapa masyarakat yang kurang beruntung, juga dapat menyosialisasikan Bright Gas Elpiji non subsidi. Saat ini masyarakat kebanyakan taunya hanya elpiji bersubsidi 3 Kg saja, yang tingkat konsumsinya sangat tinggi sekali.

Padahal jelas-jelas itu diperuntukan kepada masyarakat miskin, jadi disini kami hanya bisa menghimbau kepada masyarakat yang secara ekonominya mampu, segeralah beralih menggunakan Bright Gas elpiji non subsidi (Non Publik Service Obligation). ”Sehingga kita dapat membantu program pemerintah  menjadikan subsidi yang  tepat sasaran, ”cetus Syarif.(mdo)

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / Kedapatan Gunakan Alat Tambahan, SPBU di Indramayu Disegel

Nasional / Bulog Gencar Bikin Pasar Murah

Kesra / Salurkan ZIS, Prioritaskan Daerah 3 T

Kesra / Wali Band Meriahkan Mudik Gratis BPJS Ketenagakerjaan

Lifestyle / Mau Menu Sahur yang Bergizi, Coba Menu ini


Baca Juga !.