Daerah

BPOM Sita Pangan-Kosmetik Ilegal

Redaktur: Jakfar Shodik
BPOM Sita Pangan-Kosmetik Ilegal - Daerah

BAKAR - Petugas memeriksa produk obat dan makanan Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) sebelum dimusnahkan di Kantor Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar, Bali, Kamis (9/5). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.

indopos.co.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengamankan 70 item produk pangan olahan. Juga disita satu macam alat kosmetika tanpa dilengkapi izin edar (ilegal). Barang ilegal senilai Rp 300 juta tersebut diamankan di kawasan Pelantar II Tanjungpinang.

Kepala BPOM Tanjungpinang Mardianto di Tanjungpinang, mengatakan produk-produk tersebut berasal dari luar negeri. Misalnya, Singapura, Malaysia, dan Thailand. ”Pengungkapan ini merupakan hasil pengawasan dan pemeriksaan selama dua minggu terakhir, dengan dibantu laporan masyarakat setempat,” tutur Mardianto usai menggerebek gudang toko milik pria berinisial D di Tanjungpinang, Selasa (21/5/2019).

Mardianto melanjutkan, pihaknya segera memanggil D untuk dimintai keterangan dan diproses sesuai aturan berlaku terkait kepemilikan barang pangan olahan dan kosmetika ilegal tersebut. Perbuatan D dinilai melanggar Undang-Undang Pangan Pasal 142 Nomor 18 tahun 2012 dan Pasal 106 Ayat 1 Juncto Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Alat Kesehatan. ”Ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, kami sudah mengingatkan dan membina pemilik toko tersebut,” imbuhnya.

Mardianto mengatakan, produk-produk ilegal itu selama ini hanya dijual ke toko-toko tertentu yang sudah menjadi pelanggan tetap. Di mana, pelaku D tidak menjual untuk dipajang seperti di swalayan atau supermarket. Melainkan dijual secara sembunyi-sembunyi alias tidak terang-terangan.

Sementara ini, lanjut dia, produk ilegal tersebut sedang diamankan di gudang BPOM Tanjungpinang sambil menunggu proses penindakan selanjutnya. Barang ilegal itu tidak boleh diperjualbelikan apalagi dikonsumsi oleh masyarakat. Karena tidak ada yang menjamin produk-produk itu aman dan sehat. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / BPOM Sita Makanan Kadaluwarsa Senilai Rp 3,4 Miliar

Megapolitan / Parah, Tanggal Kedaluarsa kok Diubah

Daerah / Sita Makanan Berformalin dan Boraks

Nasional / Garam Kristal Siap Ekspor

Nasional / 18 Tahun Melayani, BPOM telah Luncurkan 7 Aplikasi Pelayanan Publik

Jakarta Raya / Gerebek Kosmetik Ilegal Senilai Rp 30 M


Baca Juga !.