Daerah

Pencairan THR Tidak Boleh Telat

Redaktur: Jakfar Shodik
Pencairan THR Tidak Boleh Telat - Daerah

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengingatkan perusahaan-perusahaan tepat waktu membayar Tunjangan Hari Raya (THR). Pasalnya, THR tersebut sangat berarti bagi karyawan dan pegawai.

Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal, mengatakan pihaknya mengimbau seluruh perusahaan di Bumi Cenderawasih baik kota dan kabupaten dapat mencairkan THR tepat waktu. Dengan begitu, karyawan dan pegawai masing-masing perusahaan bisa menyiapkan diri menyambut Idul Fitri dengan baik. ”Kami menginbau urusan THR jangan ditunda-tunda,” tutur Klemen di Papua, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2019. Surat itu ditujukan kepada gubernur seluruh Indonesia terkait dengan pembayaran THR untuk karyawan perusahaan atau korporasi swasta.

”Pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pengusaha kepada pekerja. Itu sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja atau buruh dan keluarga dalam merayakan hari raya keagamaan,” tegas Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri kala itu.

Pada surat edaran itu, Menaker mengatakan, SE pelaksanaan THR tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. ”THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Pekerja yang telah bekerja selama sebulan secara terus menerus berhak mendapatkan THR,” beber Hanif.

Selain itu, bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, maka THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan yang tertera di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan yang telah dilakukan. (ant)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Mancanegara ke Papua Turun

Lifestyle / THR, Begini Asal Usulnya

Megapolitan / Cairkan Rp 52 Miliar untuk 12.759 ASN

Megapolitan / ASN Bogor Masih Menunggu THR


Baca Juga !.