Megapolitan

Operasi Pasar Daging Terus Digelar

Redaktur: Novita Amelilawaty
Operasi Pasar Daging Terus Digelar - Megapolitan

BERBAGI - Seribu anak yatim diajak berbuka puasa bersama setelah operasi pasar daging digelar. Foto Novita/ INDOPOS

indopos.co.id - Operasi pasar daging di Jakarta terus dilakukan jelang Lebaran. Ada empat daerah yang menjadi target yakni Jakarta, Depok, Bekasi, dan Bogor. Total ada 100 titik.

“Operasi pasar terus dilakukan sejak awal Ramadan sampai dengan H-1 lebaran untuk menstabilkan harga daging di Jakarta dan sekitarnya,” kata pemilik sekaligus direktur PT Suri Nusantara Jaya, Diana Dewi bersama seribu anak yatim di Jakarta Utara, Jumat malam (24/5/2019).

Pengusaha yang juga sebagai Sekjen Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia itu mengatakan pihaknya akan terus menggelar operasi pasar daging di Jakarta sampai dengan H-1 lebaran.

Diana memperkirakan permintaan daging akan meningkat di Ramadan dan Lebaran 2019 dibandingkan tahun 2018. "Saya berharap pemerintah segera membuka keran impor daging untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan menjelang lebaran, sebab stok yang ada sekarang hanya untuk empat bulan, sementara menjelang Lebaran biasanya permintaan naik tiga kali lipat," ujar Diana.

Operasi pasar daging sapi dan kerbau beku ini dilaksanakan di seluruh wilayah Jakarta ditambah dengan Depok, Bekasi dan Bogor dengan 100 titik lokasi diselenggarakan sejak awal Ramadan sampai nanti H-1.

Daging beku operasi pasar dijual dengan harga Rp70.000 per kilogram, sedangkan harga normal di pasar saat ini di kisaran Rp80.000 per kilogram.

Diana memperkirakan permintaan daging akan terus meningkat sampai menjelang lebaran. Apalagi berdasarkan data telah terjadi kenaikan daya beli masyarakat Jakarta sebesar 10 persen.

Diana juga menyampaikan saat H-1 nanti melalui Toko Daging Nusantara di Kranggan Bekasi akan digelar pasar murah daging beku dengan harga Rp65.000 per kilogram. Hanya saja jumlahnya akan dibatasi mengingat stok yang tersedia untuk operasi pasar murah itu hanya 5 ton.

Diana mengatakan untuk stabilitas harga daging sapi sulit untuk mengandalkan sapi dan kerbau lokal. Untuk itu pemerintah harus segera membuka keran impor khususnya dari Selandia Baru.

"Memang pemerintah tengah melaksanakan program pembiakan sapi lokal melalui inseminasi buatan, namun hasilnya tentu baru akan terlihat dalam waktu dua atau tiga tahun mendatang," ujar Diana.

"Selama ini konsumsi daging di Indonesia rata-rata berkisar 2,5 kilogram per kapita, namun biasanya menjelang lebaran ini konsumsi ini meningkat tiga kalinya," ujar dia.

Untuk anak yatim yang diundang, Diana mengatakan berasal dari berasal dari seluruh wilayah Jakarta ditambah Depok dan Bekasi masing-masing diberikan santunan berupa bingkisan dan uang. (vit)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / Warga Mulai Berburu Uang Baru untuk Lebaran

Depok / Operasi Pasar Tekan Harga Kebutuhan Pokok

Nasional / Sebar 100 Ton Telur, Warga Langsung Antre


Baca Juga !.