Megapolitan

Jaga Air Tetap Bersih, PDAM Depok Gunakan Metode Air Scouring

Redaktur: Ali Rahman
Jaga Air Tetap Bersih, PDAM Depok Gunakan Metode Air Scouring - Megapolitan

Metode membersihkan pipa jaringan dengan air scouring. Foto: IST

indopos.co.id - Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok membersihkan seluruh pipa jaringan suplai. Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk menjaga air bersih bagi konsumen. Apalagi cara untuk menghilangkan lumpur dan pasir menggunakan metode air scouring.

Hal itu diungkapkan Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka. Kata dia, pembersihan jaringan pipa ini dilakukan untuk menjaga kualitas air minum yang dialirkan kepada pelanggan. Mengingat air sungai yang digunakan sebagai air bersih kerap membawa lumpur dan pasir. Sehingga pembersihan jaringan pipa pun dikerjakan jajarannya.

"Air yang digunakan merupakan air Sungai Ciliwung. Nah saat air ini ditarik mesin pompa terkadang lumpur dan pasir ikut terbawa. Makanya harus segera dibersihkan agar air bersih yang sampai dipelanggan tidak keruh," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (24/5).

Tak sampai itu, lanjut Imas, salah satu metode yang digunakan pihaknya membersihkan pipa jaringan adalah air scouring. Yakni pencucian atau pengurasan pipa dengan air bertekanan sangat tinggi dengan menggunakan alat bantu kompresor udara. Adapun metode ini untuk mengeluarkan endapan pasir dan lumpur yang terjebak di dalam pipa.

"Endapan kotoran ini terbawa saat ada pemasangan jaringan baru atau sisa lumpur yang terbawa saat ada perbaikan kebocoran pipa. Ini metode baru yang kami gunakan sekarang dan air yang disalurkan ke konsumen jernih lagi," paparnya.

Kemudian Imas menjelaskan, metode Air Scouring ini telah digunakan tiga kali sebulan oleh pihaknya untuk membersihkan pipa jaringan beberapa titik tertentu. Bahkan cara anyar ini pun dapat digunakan sesuai dengan permintaan dari area pelayanan atau bagian lain yang terkait.

"Biasanya pada pipa jaringan perumahan yang memiliki jaringan pipa baru. Soalnya jaringan pipa baru banyak sekali mengandung sisa tanah bekas galian," ucapnya.

Menurutnya, akibat tingginya tekanan udara di dalam pipa (turbulensi) saat Air Scouring dilakukan, air yang mengalir dalam pipa berbentuk gelembung yang sangat kecil. Sehingga air akan terlihat berwarna putih. Hal ini merupakan hal yang wajar dan tidak berbahaya. “Cukup diamkan, lalu air akan jernih kembali. Nah saat pembersihan dikerjakan air akan membawa lumour dan pasir keluar dari pipa," ujar Imas.

Sementara, salah satu pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok asal Sukmajaya, Ardian Fernandes menuturkan, perawatan pipa jaringan yang dilakukan BUMD ini telah membuat suplai air bersih yang dibutuhkannya tercukupi. Dan yang membuatnya senang air tersebut pun tak lagi keruh atau berpasir.

"Kami sebagai pelanggan menginginkan air yang bersih. Kadang kalau keruh tidak enak digunakan untuk mencuci dan mandi. Memang pas dibersihkan air dari pipa kotor, tapi beberapa detik airnya sudah jernih lagi," tuturnya. (cok)

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.