Internasional

Tidak Terima Boieng Salahkan Pilot

Redaktur:
Tidak Terima Boieng Salahkan Pilot - Internasional

PENERBANGAN-American Airlines Boeing 737 Max 8 yang terhubung ke darat ditarik ke lokasi lain di Bandara Internasional Miami, Florida. JOE RAEDLE/AFP

indopos.co.id - Serikat pilot American Airlines membalas ucapan Boeing yang menyindir bahwa tabrakan dua jet 737 Max miliknya merupakan tanggung jawab pilot. Mereka mengklaim bahwa pilot American Airlines telah memberikan saran pada Boeing untuk memperbaiki sistem anti stall sebelum pesawat kedua jatuh.

Juru Bicara Asosiasi Perserikatan Pilot Dennis Tajer mengatakan, posisi Boeing tidak dapat dimaafkan dan menuduh Boeing menyalahkan pilot asing yang terlibat dalam kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines secara tidak adil.

“Sungguh memalukan. Kami akan memanggil anda untuk itu. Itu adalah filosofi sakit yang bercun,” kata Tajer.

Ketika ditanya apakah kecelakaan Ethiopian Airlines mungkin bisa dicegah jika Boeing menindaklanjuti kekhawatiran pilot AS. Ia menyatakan, bahwa itu adalah kesimpulan yang adil. Tajer mengungkapkan, pilot Ethiopian Airlines telah melakukan sesuai dengan yang diperintahkan. Tetapi perangkat lunak anti stall Boieng yang kontroversial (MCAS)  telah memaksa pesawat menukik dengan sangat agresif sehingga pilot tidak dapat memulihkannya.

“Mereka telah menyadap benda itu sehingga tidak dapat dipulihkan. Itu sangatlah mengejutkan kami,” ujar Tajer.

Dalam pertukaran awal dengan Boeing, audio yang dirilis awal bulan ini mengungkapkan pilot dengan marah berhadapan dengan pejabat Boeing tentang sistem MCAS yang terlibat dalam kedua kecelakaan. “Orang-orang ini bahkan tidak tahu sistem sialan itu ada di pesawat,” kata seorang pilot.

Dalam beberapa pecan terakhir, Boeing telah mencoba mengalihkan kesalahan atas kedua kecelakaan itu dari sistem perangkat lunaknya. Pada bulan April lalu, Dennis Muilenburg, Kepala Eksekutif Perusahaan, mengklaim 737 Max dirancang dengan benar dan mengatakan bahwa pilot tidak sepenuhnya mengikuti prosedur yang digariskan Boeing.

Pejabat Ethiopia bersikeras pilot Maskapai Ethiopia telah berulang kali melakukan semua prosedur Boeing, tetapi tidak dapat memulihkan pesawat. Ethiopian Airlines juga mengeluh bahwa Boeing tidak cukup memperingatkan mereka tentang sistem atau memberikan peringatan kokpit yang berfungsi tentang masalah dengan sensor.

Awal pekan ini, pejabat penerbangan AS mengatakan serangan burung mungkin telah memicu data yang salah yang menyebabkan sistem MCAS terlibat. Namun, Juru Bicara Ethiopian Airlines menyatakan, bahwa laporan penyelidikan kecelakaan awal menunjukkan tidak ada bukti kerusakan benda asing. Pada pertemuan Kamis (23/5), 33 otoritas penerbangan internasional bertemu dengan Federal Aviation Administration (FAA) untuk membahas proses peninjauan perbaikan perangkat lunak yang dilakukan Boeing untuk memperbaiki sistem MCAS dan memberi pilot kontrol yang lebih besar.

Penjabat administrator FAA, Dan Elwell, menolak gagasan bahwa tabrakan kembar yang melibatkan pesawat itu telah mengguncang kepercayaan antara regulator asing dan FAA. Dia mengatakan, FAA dan regulator lainnya tetap dalam komunikasi yang konstan dan dekat.

Tetapi dia tidak akan memprediksi batas waktu untuk mensertifikasi perbaikan perangkat lunak Boeing. Ketika ditanya apakah rencana untuk mengembalikan layanan 737 Max pada Agustus itu realistis, Elwell mengakui sertifikasi ulang dapat mundur hingga Oktober atau lebih. (fay)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.