Internasional

Taiwan Legalkan Pernikahan Sejenis Pertama di Asia

Redaktur:
Taiwan Legalkan Pernikahan Sejenis Pertama di Asia - Internasional

RESMI-Pasangan gay pertama Taiwan Shane Lin (kanan) dan Marc Yuan memperlihatkan tanda bertuliskan "kami menikah" di depan menara Taipei 101 saat upacara pernikahan di distrik Shinyi di Taipei, Jumat (24/5). Sam YEH / AFP

indopos.co.id - Pernikahan sesama jenis resmi pertama di Taiwan dilaksanakan pada Jum’at (24/5/2019). Shane Lin dan Mark Yuan adalah pasangan pertama yang tiba di kantor pemerintah di pusat kota Taipei. Dengan jas yang serasi, mereka berpelukan di depan kerumunan media sebelum menandatangani akta nikah mereka.

Pekan lalu, Taiwan membuat sejarah ketika parlemennya menjadi yang pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sejenis. Hal itu kemudian memicu kegembiraan di antara kerumunan besar pendukung hak-hak LGBT yang turun ke jalan-jalan di Taipei.

Tetapi masalah ini juga menyebabkan perpecahan di negara yang cukup konservatif itu. Terutama di luar kota-kota dan di antara generasi yang lebih tua. Mereka telah berjanji untuk menghukum Presiden Tsai Ing-wen dan anggota parlemen yang mendukung undang-undang tersebut pada Januari, di mana Taiwan akan memilih presiden dan parlemen baru.

Sekitar 300 pasangan sesama jenis diperkirakan akan mendaftar ke pihak berwenang setempat. Dan sekitar 150 pasangan di ibukota Taipei, yang membanggakan komunitas LGBT telah berkembang dan vokal. Di antara mereka yang berencana untuk melaksanakan pernikahan sejenis adalah pekerja sosial Huang Mei-yu dan pasangannya You Ya-ting.

“Sekarang, pernikahan sesama jenis diakui secara hukum. Saya pikir orang tua saya akhirnya mungkin merasa itu nyata dan berhenti mencoba untuk menyuruh saya menikah dengan seorang pria,” katanya.

Bagi aktivis veteran hak-hak gay Chi Chia-wei, pernikahan adalah puncak dari perjuangan panjangnya selama tiga dekade. Di mana ia mencoba membujuk pemerintah untuk mengubah undang-undang. Chi yang akhirnya mengajukan petisi ke Mahkamah Konstitusi Taiwan yang mengarah pada putusan tahun 2017 bahwa menolak pasangan sesama jenis untuk menikah adalah tidak konstitusional.

Menghadapi tenggat waktu pengadilan yang sudah dekat, parlemen akhirnya mengesahkan RUU pekan lalu. Dengan begitu, memungkinkan pasangan sesama jenis untuk membentuk serikat permanen eksklusif dan klausul lain yang akan memungkinkan mereka mengajukan pendaftaran perkawinan dengan lembaga pemerintah. Dalam dekade terakhir, Taiwan telah menempatkan dirinya di garda depan hak-hak gay di Asia, tetapi masalah ini telah mempolarisasi masyarakat.

“Saya merasa sangat senang bahwa pasangan sesama jenis akhirnya bisa mendaftar dan terdaftar sebagai pasangan satu sama lain. Saya merasa terhormat untuk menyaksikan pendaftaran pernikahan hari Jumat,” katanya. (fay)

Baca Juga


Berita Terkait

Internasional / Taiwan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Nusantara / Duh, Mbak Nirma Ketahuan Dinikahi Sesama Perempuan


Baca Juga !.