Megapolitan

PSU Masih Dianggap Sepele, Pemkot Bekasi Kejar Pengembang

Redaktur: Syaripudin
PSU Masih Dianggap Sepele, Pemkot Bekasi Kejar Pengembang - Megapolitan

Foto: Net

indopos.co.id - Pemerintah Kota Bekasi mencatat baru ada 160 pengembang yang menyerahkan aset Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU). Padahal, perapihan neraca aset daerah telah dimulai 11 tahun silam, tepatnya sejak 2008.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Sopandi Budiman mengakui, masih banyak pengembang perumahan belum menyerahkan PSU kepada pemerintah. Meski saat ini belum terdata, namun penyerahan PSU masih banyak dianggap remeh oleh para pengembang.

“Masih ada pengembang perumahan yang belum menyerahkan PSU-nya ke Pemkot Bekasi," kata Sopandi, Senin (27/5/2019).

Menurut Sopandi, saat ini banyak pengembang perumahan yang sudah meninggalkan lokasi pembangunan. Padahal dalam Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 44 Tahun 2018 tetang Tata Cara Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas pada kawasan Perumahan, Perdagangan, dan Industri kepada Pemerintah Daerah, disebutkan pengembang harus menyerahkan seluruh PSU yang sudah ditentukan. Untuk itu, pihaknya fokus mengejar pendataan PSU perumahan yang belum diserahkan. Pemerintah juga mengambil langkah konkret dengan mengirimkan surat pernyataan penguasaan lahan dari pemerintah.

"Keberadaan pengembangnya sulit dicari, makanya kita ambil langkah bersama tim Distaru Kota Bekasi untuk menyerahkan surat pernyataan penguasaan lahan oleh Pemkot Bekasi," ujarnya.

Dengan adanya PSU yang telah diserahkan, lahan tersebut akan difungsikan pemerintah untuk beberapa fasilitas umum dan sosial, serta ruang terbuka hijau.

"Nantinya PSU itu akan dipergunakan untuk beberapa lokasi kegiatan mulai dari rumah ibadah, pendidikan dan sebagainya," tambahnya.

Berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 17. 849 meter persegi lahan PSU diserahterimakan dari pengembang ke Pemkot Bekasi. Adapun PSU yang diserahterimakan meliputi tempat ibadah, tempat pendidikan, dan bank sampah pada satu perumahan di Kota Bekasi.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menambahkan, serah terima tersebut menjadi bukti antara Pemkot dan pengembang. Setelah terjadi penyerahan aset PSU milik swasta, selanjutnya sudah dalam penguasaan Pemerintah Kota Bekasi.

"Komponen fisik bantuan PSU merupakan aset pemerintah yang perlu diserahkan terimakan pemda untuk menjamin terlaksananya pengelolaan dan pemeliharaan hasil pembangunan yang baik,” katanya.

Menurutnya, PSU merupakan kelengkapan dasar lingkungan, fasilitas dan sarana penunjang untuk pelayanan lingkungan perumahan. Sehingga, sangat penting untuk dikelola secara baik. "Kalau tidak dikelola, maka akan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab," tandasnya. (dny)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Ini Aturan Baru PPDB SMP 2019

Megapolitan / Pemkot Bekasi Larang Pejabat Terima Parsel Lebaran

Megapolitan / Dari 716 Developer, Baru 20 Persen Serahkan PSU

Megapolitan / Cairkan Rp 52 Miliar untuk 12.759 ASN


Baca Juga !.