All Sport

Hendardji dan Muddai, Dua Nama Kandidat Ketum KONI

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Hendardji dan Muddai, Dua Nama Kandidat Ketum KONI - All Sport

Hendardji Supandji. Bambang/ indopos

indopos.co.id - Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornalub) KONI 2019 memang baru akan berlangsung Juli mendatang.  Namun bursa calon ketua KONI pusat  sudah  mulai bermunculan. Mereka bahkan terang-terangan siap menggantikan Tono Suratman yang telah dua periode memimpin induk olahraga di Indonesia ini. Salah satunya adalah  Muddai Maddang dan Mayor Jenderal (purn) TNI AD Hendardji Supandji.

Nama lainnya yang juga ramai beredar di kalangan media  yakni, Marciano Norman, Suwarno dan mantan CdM Asian Games  2018, Syafrudin. Muddai sendiri  yang juga wakil ketua umum KOI dan mantan CEO Sriwijaya FC ini telah resmi mendeklarisilan diri  bertempat di Hotel Haris Gedung FX Jakarta, akhir pekan lalu (4/5/2019).

Dalam deklarasi itu Muddai memang tidak hadir karena sedang berada di Tanah Suci Mekkah, menjalani ibadah Umroh. Deklarasi pencalonan Muddai disampaikan langsung oleh tim suksesnya, 

mantan Ketua SIWO Raja Pane yang  bertindak sebagai juru bicara.  Raja Pane menjelaskan bahwa keputusan Muddai untuk maju sebagai calon Ketua Umum KONI Pusat setelah beliau berkonsultasi dengan Ketua Umum KOI, Erick Thohir dalam suatu rapat resmi KOI.

”Saya memang sudah konsultasi dengan Pak Erick ikhwal pencalonan saya menjadi Ketua Umum KONI Pusat. Pak Erick pun setuju dan memberi jalan karena niat saya jelas ingin bersama-sama para stake holder lainnya memperbaiki olahraga Indonesia,” kata Muddai saat dihubungi dari Mekah, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa pencalonannya sebagai Ketua Umum KONI Pusat ini semata-mata dilandasi oleh keinginan kuat olahraga Indonesia lebih maju.

Dengan pengalamannya yang sudah cukup banyak di bidang olahraga, Muddai mengatakan bahwa kunci keberhasilan pembinaan olahraga Indonesia adalah adanya sinerji yang kuat diantara tiga empat pilar utama, Kemenpora, KONI, KOI dan cabang olahraga.

”Nah KONI Pusat ini lembaga olahraga masyarakat yang tugas dan fungsinya sangat jelas yakni menangani pembinaan olahraga prestasi. KONI punya jangkauan luas dalam hal pembinaan karena punya cabor, KONI Provinsi, Kabupaten/Kota. Untuk menjadikan KONI ini berdaya guna maka hubungan dengan stakeholder lainnya terutama dengan pemerintah dalam hal ini Kemenpora harus baik,”papar mantan Ketua Umum KONI Sumsel dua periode itu.

Terpisah,  mantan  Ketua Umum PB Forki dan Pengurus KONI Pusat, Mayor Jenderal (purn) TNI AD Hendardji Supandji mengaku ingin maju karena  prihatin dengan kondisi pembinaan olahraga prestasi di Indonesia saat ini. Karena itu,  ia berharap agar program pembinaan prestasi berjenjang seperti Satlak Prima yang telah mati suri dihidupkan kembali oleh Pemerintah. (bam) 

 

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

All Sport / Mantan Atlet Dukung Caketum KONI dari Pengusaha

All Sport / Haji Syam Digadang Calon Ketum KONI 

Total Sport / Kisruh Tenis Meja, KONI Langgar Hukum Olahraga dan Negara

All Sport / Soal Gaji Karyawan, KONI Terus Cari Solusi


Baca Juga !.