Lifestyle

Kenali Gejala dan Cara Mengobati Alergi Rhinitis

Redaktur: Ali Rahman
Kenali Gejala dan Cara Mengobati Alergi Rhinitis - Lifestyle

Alergi Rhinitis dapat disebabkan oleh alergen di luar ruangan.

indopos.co.id - Jika anda sering bersin atau batuk pada keadaan atau waktu tertentu sepanjang tahun, anda mungkin memiliki alergi musiman atau alergi rhinitis. Alergi rhinitis terjadi ketika sistem imun anda mengalami reaksi berlebihan pada alergen di luar ruangan seperti serbuk sari. Alergen adalah sesuatu yang memicu reaksi alergi. Alergen paling umum adalah serbuk sari yang dibawa angin dari serbuk sari pohon, rumput, dan tanaman lainnya. Alergi rhinitis seringkali terjadi saat musim semi.

Gejala-gejala yang seringkali ditemukan pada alergi rhinitis adalah bersin, pilek atau hidung tersumbat, mata gatal atau berair, hidung atau tenggorokan gatal, dan gatal pada telinga. Sedangkan gejala yang tidak terlalu sering terjadi adalah sakit kepala, sesak nafas, dan batuk.

Seringkali orang yang mengalami alergi rhinitis juga memiliki penyakit asma. Jika anda memiliki keduanya, alergi rhinitis juga bisa memicu serangan asma.

Alergi rhinitis biasanya lebih mudah dikenali dibandingkan dengan alergi lainnya. Jika anda mengalami gejala alergi pada waktu tertentu maka anda memiliki alergi rhinitis. Dokter juga akan memeriksa telinga, hidung, dan tenggorokan anda untuk membuat diagnosis.

Obat terbaik untuk alergi rhinitis adalah menghindari hal yang dapat menimbulkan gejala alergi untuk anda. Anda dapat menutup jendela dan mengurangi aktivitas diluar ruangan. Pengunaan masker saat keluar rumah juga dapat mengurangi gejala alergi.

Obat yang mengandung antihistamin dapat mengurangi gejala alergi rhinitis. Kombinasi obat yang mengandung acetaminophen, diphenhydramine, dan phenylephrine juga merupakan obat yang dapat mengurangi gejala alergi anda.

Selain obat medis, beberapa orang juga mempercayai obat alterantif yang dapat mengurangi gejala alergi rhinitis seperti quercetin, flavonoid yang memberikan warna pada buah dan sayur. Kemudian, lactobacillus acidophillus, bakteria baik yang terdapat pada yoghurt. Ada juga spirulina, sejenis alga berwarna hijau dan vitamin C yang mengandung khasiat antihistamin. (fay)

 

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.