Lifestyle

Waspadai Bahaya Nyeri Dada dan Nyeri Perut

Redaktur: Ali Rahman
Waspadai Bahaya Nyeri Dada dan Nyeri Perut - Lifestyle

Nyeri dada dan nyeri perut yang terjadi bersamaan mungkin bisa memiliki sumber masalah yang berbeda.

indopos.co.id - Nyeri dada dan sakit perut dapat terjadi bersamaan. Waktu terjadinya gejala-gejala tersebut mungkin sama, tetapi memiliki sumber masalah yang berbeda. Meski terkadang nyeri dada dan perut adalah gejala dari satu penyakit.

Nyeri perut bisa terasa seperti nyeri tajam yang berselang atau terus menerus. Sedangkan nyeri dada akan terasa seperti sensasi kencang pada dada dan rasa terbakar di perut bagian atas atau di bawah tulang dada. Beberapa orang juga menggambarkannya sebagai rasa tekanan atau rasa sakit yang menusuk di punggung atau bahu.

Penyebab nyeri dada atau perut bisa jadi merupakan hal kecil, tetapi bukan berarti anda dapat mengabaikannya. Nyeri dada bisa juga mengindikasikan penyakit cukup berbahaya, terutama jika disertai dengan keringat, pusing, atau sesak napas.

Penyebab umum nyeri dada dan perut meliputi:

1. Gas

Nyeri gas umumnya dikaitkan dengan kram perut, tetapi beberapa orang merasakan nyeri gas di dada dan bagian tubuh lainnya.

Jenis rasa sakit ini bisa terasa seperti sesak di daerah dada. Hal ini mungkin terjadi setelah makan makanan tertentu seperti sayuran, gluten, atau susu. Gejala gas lainnya termasuk sembelit dan perut kembung.

Mengeluarkan gas atau bersendawa dapat membantu meringankan ketidaknyamanan.

2. Stres dan kecemasan

Stres dan kecemasan juga dapat menyebabkan nyeri dada dan perut.

Nyeri perut yang disebabkan oleh kecemasan bisa terasa seperti mual atau nyeri. Kecemasan yang parah dapat menimbulkan serangan panik, menyebabkan rasa sakit yang tajam dan menusuk di dada.

Gejala lain serangan panik termasuk, gelisah, khawatir berlebihan, nafas pendek, dan detak jantung yang cepat.

3. Serangan jantung

Serangan jantung terjadi ketika terjadi penyumbatan yang mengganggu aliran darah ke jantung anda. Gejalanya bervariasi pada setiap orang, sehingga sulit untuk mengidentifikasi serangan jantung.

Tanda-tandanya bisa berupa sakit perut, serta sesak atau sakit di dada. Gejalanya dapat menyerang secara tiba-tiba atau bertahap dari waktu ke waktu. Anda mungkin juga mengalami, sesak napas, keringat dingin, pusing, rasa sakit yang menjalar ke lengan kiri

4. Penyakit refluks gastroesofagus (GERD)

GERD adalah gangguan pencernaan di mana asam lambung kembali mengalir ke kerongkongan. GERD dapat menyebabkan mulas, serta mual dan sakit perut.

Faktor-faktor yang memicu penyakit refluks meliputi, makan dalam jumlah besar, makan makanan berlemak atau digoreng, kegemukan, merokok. Gejala lain dari penyakit refluks termasuk regurgitasi, kesulitan menelan, dan batuk kronis.

5. Ulkus peptikum

Ulkus peptikum adalah luka yang timbul di lapisan perut, menyebabkan, sakit perut yang parah, mulas, sakit dada, kembung, sendawa.

Tergantung pada tingkat keparahan ulkus, beberapa orang juga memiliki tinja berdarah dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

6. Radang usus buntu

Radang usus buntu adalah peradangan pada apendiks, yang merupakan tabung berongga sempit yang terletak di sebelah kanan bawah perut.

Tujuan apendiks tidak diketahui. Radang usus bisa menyebabkan sakit perut mendadak yang berasal dari pusar dan bergerak ke sisi kanan perut. Nyeri juga bisa meluas ke punggung dan dada.

Gejala lain dapat termasuk, Kembung, sembelit, demam, muntah.

7. Emboli paru

Emboli paru terjadi ketika gumpalan darah berjalan ke paru-paru. Gejala emboli paru meliputi, sesak napas, sensasi seperti ketika mengalami serangan jantung, dan batuk berdarah.

Anda juga mungkin mengalami sakit kaki, demam, dan beberapa orang mengalami sakit perut.

8. Batu empedu

Batu empedu terjadi ketika endapan cairan pencernaan mengeras di kantong empedu. Kantung empedu adalah organ berbentuk buah pir yang terletak di sisi kanan perut.

Terkadang, batu empedu tidak menimbulkan gejala. Ketika gejala batu empedu terjadi, anda mungkin akan merasakan sakit perut, sakit di bawah tulang dada yang bisa disalahartikan sebagai nyeri dada, nyeri pada pundak, mual, muntah

9. Gastritis

Gastritis adalah radang selaput perut. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti, sakit di perut bagian atas dekat dada, mual, muntah, dan perasaan kenyang. Gastritis akut dapat sembuh dengan sendirinya.namun, gastritis kronis mungkin memerlukan pengobatan.

10. Esofagitis

Esofagitis adalah peradangan pada jaringan kerongkongan yang disebabkan oleh penyakit refluks, obat-obatan, atau infeksi. Gejala esofagitis meliputi, nyeri dada di bawah tulang dada, mulas, kesulitan menelan, dan sakit perut. (fay)

Baca Juga


Berita Terkait

Lifestyle / Pilih Telur Ayam yang Aman, Coba Pahami ini

Lifestyle / Solusi Diet Tepat dan Hidup Sehat

Lifestyle / Waspada Cegukan Berlebih, Pertanda Penyakit Serius

Nasional / Kebakaran Hutan di Kalteng Meluas

Lifestyle / Kulit Berjerawat Baiknya Jangan di-‘Filler’

Lifestyle / Makan Mi Instan Tak Baik Buat Kesehatan, Ini Alasannya


Baca Juga !.