Headline

Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut Meningkat

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut Meningkat - Headline

PENINGKATAN-Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko, Kamis (13/6/2019) mengatakan tingginya harga tiket pesawat membuat penumpang angkutan laut melonjak. FOTO DERI/INDOPOS

indopos.co.id - Mahalnya harga tiket pesawat berdampak pada meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan angkutan laut. Yakni hingga 8,4 persen dibanding tahun lalu. Tingginya jumlah penumpang angkutan laut, karena juga tiket pesawat yang mahal. Itu juga menyebabkan juga pertumbuhan volume jumlah penumpang laut," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko, di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, tiket pesawat lebih mahal dibanding moda transporyasi lainnya. Hal itu yang membuat banyak masyarakat menggunakan moda tranportasi seperti kapal laut. "Iya, tiket pesawat lebih mahal dibanding moda transportasi lainnya seperti kapal laut," beber Wisnu.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada angkutan lebaran 2019, berjalan baik. Keselamatan terjaga. Meskipun ada beberapa kejadian. Seperti  kapal kargo ada yang kandas. ”Namun untuk kapal penumpang tidak ada korban jiwa. Ini tidak terlepas kesiapan Kemenhub, Ditjen Laut dibantu stakeholder terkait," jelas Wisnu.

Dia menambahkan, pihaknya juga memperlancar arus mudik dan balik. Seperti adanya program mudik gratis. "Kita membantu bagaimana jalan raya tidak dipenuhi sepeda motor. Ada program mudik gratis," jelas Wisnu.

Adapun pada Kamis (13/6/2019) mengangkut sebanyak 1.775 orang penumpang dan 762 unit sepeda motor, KM. Dobonsolo sebagai Kapal pada Program Mudik Gratis Dengan Sepeda Motor Ditjen Perhubungan Laut yang dioperatori oleh PT Pelni tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Ribuan pemudik terlihat antusias menuruni kapal yang merupakan voyage terakhir menutup rangkaian program Mudik Gratis Sepeda Motor Ditjen Perhubungan Laut Tahun 2019. Wisnu mengungkapkan, bahwa voyage terakhir yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada hari Rabu (12/6/2019) mengangkut para pemudik yang akan kembali ke rumah, baik di Jakarta maupun daerah lain seperti Bekasi, Depok, Tangerang dan Bogor.

Lebih lanjut, Wisnu menambahkan, bahwa pihaknya juga bekerjasama dengan Satlantas Polres KPPP Tanjung Priok untuk memastikan keselamatan perjalanan para pemudik ke tempat tinggal masing-masing.

“Personel Satlantas Polres KPPP Tanjung Priok akan mengawal para pemudik ini dari dermaga penumpang sampai ke jalan raya. Sebelumnya, tentunya kami pastikan motor mereka lengkap peralatan keselamatannya sehingga mereka bisa sampai di rumah masing-masing dengan selamat,” imbuh Wisnu.

Hal ini, jelas Wisnu sejalan dengan tujuan dari penyelenggaraan Program Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut oleh Pemerintah melalui Ditjen Perhubungan Laut, yakni untuk menekan angka kecelakaan dan korban meninggal dunia di jalan raya.

“Sejauh ini, Program Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut yang telah kita selenggarakan dari tahun ke tahun terbilang berjalan dengan cukup lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat,” kata Wisnu.

Dari 3 voyage arus mudik yang dilakukan dari Jakarta menuju Semarang, KM. Dobonsolo tercatat telah mengangkut sejumlah 5.523 orang penumpang dan 2.468 unit sepeda motor. Sedangkan untuk 3 voyage arus balik dari Semarang menuju Jakarta, jumlah yang tercatat sebesar 5.384 orang penumpang dan 2.326 unit sepeda motor.

“Dengan demikian total pemudik yang telah ikut serta dalam Program Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut Tahun 2019 adalah sebanyak 11.007 orang dan 4.794 unit sepeda motor,” jelas Wisnu. Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi tersebut, Wisnu mengungkapkan, pihaknya akan terus berusaha untuk mempersiapkan dan menyempurnakan penyelenggaraan mudik gratis dengan kapal laut secara lebih baik dan berkeselamatan pada tahun-tahun mendatang.

“Kami akan mengusahakan agar cakupan Wilayah Mudik Gratis ini bisa diperluas, bukan hanya di Jawa dan Sumatera, tapi juga di Kawasan Timur Indonesia. Selain itu, kami akan mengupayakan agar pendaftaran mudik gratis ini dapat dilakukan secara online berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan),” pungkasnya. (dai) 

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Ribuan Pendatang Baru Menetap di Jakut

Lifestyle / Diabetes dan Hipertensi Penyakit Dominan Pasca-Lebaran

Megapolitan / Arus Balik, 42.727 Orang Lewati Terminal Kalideres

Headline / Menunggu Titah Mbak Sri dari Lapangan Banteng


Baca Juga !.