Volume Sampah di Kota Bekasi Melonjak Pasca-Lebaran

indopos.co.id – Volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu milik Kota Bekasi meningkat pasca-Lebaran. Kenaikan volume sampah yang mencapai 200 ton perhari ini didominasi oleh sampah plastik dan limbah pasar.

”Sampah plastik yang paling banyak, total kenaikan bisa sampai 200 ton perhari selama Lebaran dan pasca Lebaran. Volume normalnya hanya 700 ton perhari. Setelah Lebaran jadi 900 ton per hari hingga H+7,” terang Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) TPA Sumurbatu Musarofah, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga :

Wanita yang akrab disapa Ulfa ini menjelaskan, sampah yang paling banyak dibuang berasal dari pasar. Sebab, selama Ramadan suasana pasar penuh dengan pembeli maupun pemasok barang. ”Bukan hanya satu pasar, penambahan sampah terjadi di seluruh pasar yang ada di Kota Bekasi,” ucapnya juga.

Meski demikian, kata Ulfa, sistem pengangkutan sampah masih berjalan normal. Sebanyak 280 unit truk sampah beroperasi penuh. ”Petugas kami tidak ada yang libur selama Lebaran,” ujarnya juga.

Baca Juga :

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan, jumlah sampah yang dihasilkan dari 2,4 juta jiwa penduduk Kota Bekasi sangat besar. Catatan dinasnya, ada 556 ribu penduduk Kota Bekasi yang tidak pulang kampung.

Bila pada hari biasa tiap keluarga bisa menghasilkan sampah sebanyak 2,5 liter. Maka saat Lebaran jumlahnya akan meningkat 3,25 liter atau sebesar 30 persen dari hari biasanya. Jadi bila ditotal volume sampah yang dihasilkan warga Kota Bekasi tidak mengalami penurunan.

”Warga Kota Bekasi memang banyak yang mudik saat Lebaran, tapi sampah yang dihasilkan perorangan malah naik, ini yang membuat volume sampah ke TPA jadi ikut naik,” jelasnya. (dny)


loading...

Komentar telah ditutup.