Megapolitan

Ketua PPK Cilincing Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penggelembungan Suara

Redaktur: Ali Rahman
Ketua PPK Cilincing Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penggelembungan Suara - Megapolitan

Ilustrasi

indopos.co.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara menetapkan Idi Amin sebagai tersangka dugaan penggelembungan suara Calon Anggota Legislatif pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Idi Amin merupakan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Dari salinan surat pemberitahuan penetapan tersangka yang diterima wartawan, Minggu (16/6/2019), penetapan tersangka ini setelah Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara melakukan gelar perkara dugaan tindak pidana, yang akibat kelalaianya mengakibatkan hilang atau berubahnya berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan atau sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara atau orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut melakukan perbuatan tersebut. 

Kasat reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Ach. Imam Rifai menyampaikan, pelaku diduga melanggar pasal 505 UU No 7/2017 Tentang Pemilu Jo pasal 55 ayat 1 KUHP. "Itu terjadi pada masa rekapitulasi perolehan suara di tingkat PPK di Dapil (Daerah Pemilihan) 2 Cilincing dan Koja," kata Imam Rifai kepada wartawan, Sabtu (15/6/2019).

Adapun penetapan tersangka ini, sambung Imam, sejak tanggal 14 Mei 2019 yang lalu. Selain Ketua PPK Cilincing Idi Amin, Polres Jakarta Utara juga telah melayangkan surat pemberitahuan penetapan tersangka kepada empat orang lainya yakni KRA, H, IB dan MN.  

Kasus ini bermula saat Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara Zulkarnaen melaporkan 27 dugaan pelanggaran pemilu ke Panwaslu Jakarta Utara. Laporannya berupa dugaan penggelembungan suara yang dilakukan salah satu caleg dan oknum petugas KPU Jakarta Utara.

Penggelembungan suara dan pencurian data ini dilakukan saat rekapitulasi tingkat KPU Kota yang diduga dilakukan secara sengaja lantaran disuruh oleh seseorang yang diduga oknum caleg dan melibatkan oknum PPK. (wok)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Banten Raya / Tidak Netral dalam Pemilu 2019, ASN di Banten Disanksi Berat

Ekonomi / Stabilitas Harga Pangan Redam Gejolak Politik

Politik / Kivlan Zen Diperiksa Bareskrim Polri Rabu

Nasional / KPK Sebut Ada 685 Caleg Terpilih Telah Sampaikan LHKPN

Headline / Tim Hukum TKN Segera Konsultasi ke MK


Baca Juga !.