Estonia, Satu-satunya Negara Berani Gelar Pemilu Online

indopos.co.id – Ternyata negara paling modern sedunia bukanlah Jepang atau Amerika. Meski Jepang terkenal dengan kecanggihan robotnya dan Amerika dengan markas Google atau perusahaan Apple, masih tetap kalah dengan negara kecil di timur laut Eropa yakni Estonia. 

Sebagaimana dilansir dari Wired, Estonia yang juga merupakan negara asal Skype ini, ternyata sudah mengejar mimpi membentuk masyarakat yang 100 persen digital sejak tahun 1990-an. Jauh lebih dulu dibanding negara-negara lain.

Olehkarenanya, tidak mengherankan kalau Estonia kini jadi negara terdepan soal kehidupan digital. Terutama soal urusan pemerintahan. Segala pengurusan dokumen resmi yang seringkali bikin orang-orang di Indonesia dongkol karena harus mengantri seharian, bisa dilakukan sepenuhnya secara online di Estonia.

Bahkan untuk hal sepenting pemilihan umum sekalipun. Estonia adalah negara pertama dan hingga kini satu-satunya negara yang berani mengadakan pemilu secara 100 persen online. Berikut ciri khas penduduk dan kehidupan masyarakat Estonia diolah dari berbagai sumber.

1. Meski baru merdeka dari Rusia dan punya jaringan telepon pada tahun 1991, Estonia langsung bertekad jadi negara yang paling terdepan soal teknologi sehingga memiliki ciri khas tersendiri.
2. Bukan teknologi futuristik semacam robot atau mobil tanpa pengemudi, Estonia lebih fokus membangun negara digital dengan sistem yang efektif dan efisien. Makanya, negara ini adalah salah satu pengguna internet paling awal.
3. Bahkan sejak tahun 1997, hampir semua sekolah di Estonia telah dilengkapi jaringan internet. Sekarang programming dan coding jadi kurikulum wajib dari usia TK.
4. Walaupun kota-kotanya tidak tampak super futuristik dari luar, gaya hidup warga Estonia-lah yang sebenarnya modern abis. Semua dilakukan online, paperless, dan digital.
5. Beda sama kita yang nasib e-KTP nya belum jelas sampai sekarang, setiap warga negara Estonia punya kartu penduduk yang super canggih dan terintegrasi sejak awal tahun 2000-an
6. Dengan integrasi digital yang oke banget itu, warga Estonia bisa melakukan segala urusan dokumen pemerintahan secara online. Tidak perlu ngantre berjam-jam di kantor kecamatan atau kelurahan.
7. Estonia diakui sebagai negara pertama dan hingga kini satu-satunya yang berani mengadakan pemilu 100% online.Tidak perlu datang ke TPS atau nyelupin jari ke tinta, warganya bisa nyoblos dari laptop.
8. Ibukota Estonia, Tallinn, juga jadi kota pertama di dunia yang menyediakan transportasi publik gratis ke semua warganya. Kebijakan itu adalah hasil dari referendum online.
9. Maka dari itu, investasi keamanan terbesar di Estonia itu untuk perlindungan cyber. Di negara di mana seluruh kehidupan warganya sudah online, keamanan data-data pribadi warga itu jelas jadi prioritas.
10. Keberhasilan membangun negara digital ini juga membuka peluang yang tidak terbatas bagi Estonia. Salah satunya kebijakan e-residency, semua orang bisa melamar dan diterima jadi penduduk Estonia.
Estonia mungkin jadi contoh terbaik untuk melihat bagaimana internet dan digitalisasi bisa mendobrak batasan fisik dan meningkatkan efisiensi kehidupan manusia. 

Tidak heran jika negara inilah yang menjadi tempat lahir Skype, aplikasi komunikasi yang kini jadi andalan meeting, wawancara, atau konferensi tanpa tatap muka. Estonia juga menjadi contoh bagaimana sebuah negara sebenarnya bisa dibangun sepenuhnya di dunia maya, tanpa dibatasi batasan geografis dan dapat terus memperluas kewarganegaraannya dari mana pun.

Saking revolusionernya, pembangunan e-state seperti Estonia banyak dipercaya bisa jadi solusi untuk isu geopolitik yang sulit dipecahkan seperti konflik Israel-Palestina. Estonia yang telah menyatakan dukungannya terhadap Palestina menyarankan Palestina untuk membangun dan memperkokoh negaranya terlebih dahulu secara digital sebagai e-state sebelum masalah wilayahnya terpecahkan. (vit)

Komentar telah ditutup.