Lifestyle

Galakkan 1821, Gerakan Puasa Gadget dan Nonton TV di Rumah

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Galakkan 1821, Gerakan Puasa Gadget dan Nonton TV di Rumah - Lifestyle

JANGAN DITIRU-Ilustrasi keluarga sibuk mainkan gadget.FOTO:IST

indopos.co.id - Ketua Konsultan Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Irawati, mengajak orang tua menggalakkan gerakan 1821 di rumah. Yakni gerakan puasa menggunakan gadget dan televisi mulai pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB. Tujuannya  supaya anak-anak mendapat perhatian lebih dari orang tua.

"Gerakan 1821 merupakan cara efektif untuk membentengi anak dari pengaruh buruk lingkungan, karena dalam kurun waktu pukul 18.00-21.00 tersebut, umumnya semua anggota keluarga berkumpul di rumah. Temanilah anak-anak kita, hanya tiga jam saja. Bersama mereka, dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa dan raga kita,” kata Irawati di Tanjungpinang, Minggu (16/6/2019).

Selama 3 jam itu, kata dia, para orangtua dapat mengisinya dengan kegiatan 3B, yaitu Bermain, Belajar, dan Bicara. Boleh bermain apa saja seperti petak umpet, tebak-tebakan, dan jenis permainan lainnya yang sesuai dengan usia anak.

Ia mengatakan bisa juga melakukan permainan-permainan yang tidak menguras tenaga berlebihan, misalnya catur, congklak, main kartu, ular tangga, monopoli mencari ‘harta karun’, atau bahkan mencari kutu di rambut.

Selain itu, kata dia, orang tua juga bisa menemani anak-anak belajar ilmu agama dan apa saja yang positif. Bisa mengerjakan PR, belajar ilmu baru, berbagi pengalaman pengetahuan dan yang lainnya. Bahkan, kata dia, belajar itu tidak dibatasi pelajaran sekolah, bisa juga soal-soal hal sederhana, soal bagaimana agar bisa disenangi teman, bagaimana adab-adab sopan santun di tempat umum, dan lain-lain.

Kemudian, kata Irawati, bisa diisi dengan lebih banyak berbicara bersama anak dengan topik apa saja. Khususnya bicara tentang pengalaman mereka, dan keinginan mereka. “Bermain, Belajar, Bicara, dan tidak semuanya harus dilakukan pada saat yang sama, bisa dijadwal dan dibuat se-enjoy mungkin. Bisa dikombinasikan. Pilih aktivitas yang nyaman dilakukan bersama,” tuturnya.

Dengan melaksanakan Gerakan 1821, perasaan bertanggung jawab orangtua terhadap anak akan muncul. Orang tua merasa punya “peran” sebagai orang tua sebenarnya, bukan kebetulan jadi orang tua.

Di samping itu perasaan percaya diri menjadi orangtua terbaik bagi anak juga muncul. Akibatnya, energi positif dan cahaya kebaikan semakin bersinar di lingkungan keluarga. “Gerakan 1821 adalah program yang sangat sederhana (simple), praktis dan gampang dipraktikan siapapun,” ucap Irawati.(ant)
  

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.