Megapolitan

Dua Pekerja Proyek Kereta Cepat Ditahan

Redaktur: Syaripudin
Dua Pekerja Proyek Kereta Cepat Ditahan - Megapolitan

Foto: Net

indopos.co.id - Dua pekerja lepas yang bekerja di proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung seksi ruas tol Jakarta-Cikampek KM 31, Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, ditangkap polisi.

Kedua pekerja yang masing-masing bernama Saman, 33 dan Samin 29, itu dicokok polisi karena terlibat pengeroyokan seorang pemulung bernama Wanto, 40, hingga tewas.

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro mengatakan, pengeroyokan itu terjadi di sebuah kebon kosong, Rabu (12/6/2019). Awal pembunuhan ketika korban Wanto, yang diketahui sebagai pemulung dipergoki mengambil 10 potongan besi dengan panjang 50 centimeter (cm) di lokasi proyek.

”Rupanya Saman dan Samin yang tengah berjaga di lokasi proyek memergoki korban,” katanya, Minggu (16/6/2019). Saat itu, Saman dan Samin langsung meneriaki korban. Hingga akhirnya, kata Alin, terjadi perkelahian antara dua pekerja proyek kereta cepat dengan korban.

Karena kalah jumlah, Wanto lantas kabur meninggalkan 10 batang besi sepanjang 50 sentimeter di lokasi perkelahian. Tak ingin Wanto kabur, Saman dan Samin kemudian mencarinya menggunakan sepeda motor.

Sebelum meneruskan pencarian terang Alin juga, Samin yang tinggal di sekitar proyek tempatnya bekerja sempat pulang ke rumah dan mengambil pisau. Setelah mencari sejauh dua kilometer (km), Samin dan Saman menemukan Wanto tengah terduduk. Korban yang dikeroyok dua orang itu tak berdaya.

Bahkan, kedua pelaku menusuk kedua kaki Wanto agar tidak melarikan diri. Akibat penganiayaan itu, Wanto meninggal dunia. Petugas Polsek Cikarang Selatan yang mendapat informasi itu kemudian bergegas ke lokasi. Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan saksi, akhirnya terungkap Wanto tewas karena dikeroyok oleh Samin dan Saman.

”Beberapa jam setelah kejadian, kedua tersangka kami tangkap tanpa perlawanan,” ucapnya juga. Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau dapur, satu kaos panjang warna hitam milik korban dan satu unit sepeda motor Honda Beat B 4582 FOA milik pelaku.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 170 KUHP terutama ayat 3 tentang Pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman penjara di atas lima tahun. Keduanya kini ditahan di sel Markas Polsek Cikarang Selatan. (dny)

Baca Juga


Berita Terkait

Banten Raya / Warga Negara Malaysia Rampok Toko Emas di Balaraja

Megapolitan / Dua Pembobol Rumah Camat Tenjo di Kabupaten Bogor Dibekuk

Banten Raya / Nyaru Pakai Hijab, Pria Ini Mencuri Pakaian

Megapolitan / Polisi Sebut Pelaku Aksi Koboi Sudah Ditangkap

Nusantara / Ciduk Dua Penebar Ujaran Kebencian


Baca Juga !.