Lifestyle

Konsumsi Ikan Seminggu Sekali dapat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Redaktur: Heryanto
Konsumsi Ikan Seminggu Sekali dapat Turunkan Risiko Penyakit Jantung - Lifestyle

Mengkonsumsi ikan minimal satu minggu sekali dapat menurunkan risiko serangan jantung.

indopos.co.id - Ikan adalah salah satu makanan paling menyehatkan. Menurut laman Healthline, ikan kaya akan nutrisi penting seperti protein dan vitamin D. Ikan juga kaya akan asam lemak omega 3, yang sangat penting untuk tubuh dan otak anda. Berdasarkan penelitian, berikut beberapa manfaat mengkonsumsi ikan.

Kaya akan nutrisi penting

Ikan banyak mengandung nutrisi yang kebanyakan orang harus miliki. Termasuk protein berkualitas tinggi, yodium, berbagai vitamin dan mineral. Spesies ikan yang memiliki banyak lemak dianggap paling menyehatkan.

Hal itu karena ikan berlemak seperti salmon, trout, sardin, tuna dan makarel, memiliki nutrisi yang lebih tinggi. Terutama vitamin D, nutrisi yang larut dalam lemak yang kurang dimiliki banyak orang.

Ikan berlemak juga meningkatkan asam lemak omega 3 yang sangat penting untuk mengoptimalkan fungsi tubuh dan otak dan dan sangat berhubungan dengan penurunan risiko dari banyak penyakit.

Untuk memenuhi kebutuhan omega 3 anda, mengkonsumsi ikan berlemak satu atau dua kali seminggu sangatlah dianjurkan. Jika anda adalah seorang vegetarian, pilihan sumplemen omega 3 bisa didapatkan dari mikroalga.

Menurunkan risiko serangan jantung dan stroke

Serangan jantung dan stroke adalah dua penyebab utama kematian dini di dunia. Dan ikan dianggap salah satu makanan yang paling menyehatkan untuk jantung. Tidak mengherankan jika banyak studi pengamatan menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi ikan secara teratur memiliki risiko lebih rendah untuk terkena serangan jantung, stroke, dan kematian akibat penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian pada 40.000 pria di Amerika Serikat, mereka yang secara teratur mengkonsumsi satu atau lebih ikan perminggu memiliki risiko 15 persen lebih rendah untuk terkena penyakit jantung.

Para peneliti percaya bahwa jenis ikan berlemak memiliki manfaat lebih besar karena kandungan tinggi asam lemak omega 3 nya.

Mengandung nutrisi yang penting selama perkembangan

Asam lemak omega 3 penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Asam docosahexaenoic (DHA) lemak omega 3 sangat penting untuk perkembangan otak dan mata.

Namun, beberapa ikan juga mengandung mercury tinggi, yang berhubungan dengan masalah perkembangan otak. Karen itu, ibu hamil hanya boleh mengkonsumsi ikan yang memiliki kandungan mercury rendah seperti salmon, sardin, dan trout.

Itupun tidak lebih dari 340 gram per minggu. Mereka harus menghindari ikan mentah karena bisa mengandung mikroorganisme yang dapat membahayakan janin.

Meningkatkan kesehatan otak

Fungsi otak anda bisa saja menurun akibat penuaan. Penurunan mental yang lambat memang normal, namun penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer juga bisa terjadi.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memakan lebih banyak ikan akan mengalami penurunan mental lebih lambat. Penelitian juga menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengkonsumsi ikan setiap minggu akan memiliki materi abu-abu, jaringan fungsional utama otak anda, di bagian yang mengatur emosi dan ingatan.

Mencegah dan mengobati depresi

Depresi merupakan kondisi mental yang umum. Kondisi ini ditandai dengan suasana hati yang buruk, kesedihan, penurunan energi, hilangnya minat dalam kehidupan atau kegiatan apapun.

Meskipun tidak dibahas sebanyak penyakit jantung atau obesitas, kini depresi adalah salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Studi menemukan bahwa orang yang makan ikan secara teratur jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi.

Sejumlah uji coba juga mengungkapkan bahwa asam lemak omega 3 dapat melawan depresi dan secara signifikan meningkatkan efektivitas obat antidepresan. Ikan dan asam lemak omega 3 juga dapat membantu kondisi mental lainnya, seperti gangguan bipolar.

Sumber vitamin D yang baik

Vitamin D berfungsi seperti hormon steroid dalam tubuh anda. Ikan dan produk ikan adalah salah satu sumber makanan terbaik vitamin D. Ikan berlemak seperti salmon dan herring mengandung jumlah vitamin D tertinggi.

Satu porsi atau sekitar 113 gram salmon matang mengandung sekitar 100 persen dari asupan vitamin D yang disarankan Beberapa minyak ikan, seperti minyak ikan cod, juga sangat tinggi vitamin D, memberikan lebih dari 200 persen dari Nilai Harian (DV) dalam satu sendok makan (15 ml).

Dapat mengurangi risiko penyakit autoimun

Penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 terjadi ketika sistem kekebalan tubuh anda secara keliru menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Beberapa studi menghubungkan omega 3 atau asupan minyak ikan dengan berkurangnya risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak, serta bentuk diabetes autoimun pada orang dewasa.

Asam lemak omega 3 dan vitamin D dalam minyak ikan dan ikan memiliki manfaat untuk mengurangi risiko-risiko terserbut. Beberapa ahli percaya bahwa asupan ikan juga dapat menurunkan risiko rheumatoid arthritis dan multiple sclerosis, namun masih belum ada bukti terkait hal ini.

Dapat mencegah asma pada anak-anak

Asma adalah penyakit umum yang ditandai dengan peradangan kronis pada saluran udara. Kondisi ini telah meningkat secara dramatis selama beberapa dekade terakhir.

Studi menunjukkan bahwa konsumsi ikan secara teratur dikaitkan dengan risiko asma 24 persen lebih rendah pada anak-anak, tetapi tidak ada efek signifikan yang ditemukan pada orang dewasa.

Melindungi penglihatan anda di hari tua

Degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan yang kebanyakan menyerang orang dewasa yang lebih tua. Beberapa bukti menunjukkan bahwa ikan dan asam lemak omega 3 dapat melindungi dari penyakit ini.

Dalam satu studi, asupan ikan secara teratur dikaitkan dengan risiko AMD yang lebih rendah 42 persen pada perempuan. Studi lain menemukan bahwa makan ikan berlemak sekali seminggu berkaitan dengan penurunan 53 persen risiko neovaskular basah AMD.

Ikan dapat meningkatkan kualitas tidur

Gangguan tidur telah menjadi sangat umum di seluruh dunia. Peningkatan paparan sinar biru juga dapat mempengaruhi kualitas tidur, tetapi beberapa peneliti percaya bahwa kekurangan vitamin D juga mungkin berpengaruh.

Dalam sebuah studi selama 6 bulan pada 95 pria paruh baya yang makan dengan salmon 3 kali per minggu menyebabkan peningkatan tidur dan fungsi sehari-hari. Para peneliti berspekulasi bahwa hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin D yang dikonsumsi. (fay)

Baca Juga


Berita Terkait

Lifestyle / Penyakit Jantung, Risiko Lalai saat Remaja

Lifestyle / Tiga Faktor Pemicu Penyakit dan Pemicu Serangan Jantung pada Wanita

Nasional / Susi Ingin Konsumsi Ikan  Samai Jepang

Kesehatan / Lima Aktivitas Sederhana Ini Ampuh Cegah Penyakit Jantung dan Stroke

Jakarta Raya / Waspada, Usia 30 Tahun Bisa Kena Aritmia


Baca Juga !.