Megapolitan

Polisi Dalami Dugaan Penggelapan Proyek Pelabuhan di Jakut

Redaktur:
Polisi Dalami Dugaan Penggelapan Proyek Pelabuhan di Jakut - Megapolitan

Foto: Net

indopos.co.id - Jajaran Polda Metro Jaya masih mengkaji kasus dugaan penggelapan yang menyeret Direktur Utama PT KBN, ST terkait proyek pembangunan pelabuhan di kawasan Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan. ”Iya kasusnya masih diproses penyidik, masih dikaji dan didalami,” ujar Argo saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (17/6/2019) siang.

Menurut dia, setiap laporan masyarakat tentu akan diproses sesuai prosedur yang berlaku dengan memeriksa laporan, memeriksa saksi-saksi dan sebagainya. Bahkan, terlapor pun akan dimintai keterangan nantinya. ”Semua laporan pasti didalami penyidik. Pada waktunya penyelidikan, pelapor dan terlapor akan diperiksa tentunya sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Argo menerangkan, terkait informasi diterbitkannya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk memberitahu kepada kejaksaan bahwa perkara yang ditangani diduga ada pidana. ”SPDP itu memberitahukan ke jaksa bahwa diduga ada peristiwa pidana yang ditangani oleh penyidik,” terangnya.

Namun, Argo belum bisa memastikan apakah penyidik sudah memeriksa terlapor ST atau belum terkait kasus yang menyeretnya tersebut. ”Dicek dulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ditektur Utama PT KBN ST dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan dugaan penggelapan uang Rp 7,7 miliar terkait proyek pembangunan pelabuhan di kawasan Jakarta Utara dan tercatat dalam Nomor Laporan Polisi LP/2410/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 2 Mei 2018.

Kemudian, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah mengeluarkan SPDP Nomor SP.Dik/ 3712/ VIII/2018/ Ditreskrimum Polda Metro Jaya tanggal 13 Agustus 2018 yang ditembuskan kepada dua terlapor yakni ST dan Direktur Keuangan PT KCN, yang berinisial AK. (ibl)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Pembatasan Sistem Ganjil-Genap Punya Dampak Positif

Megapolitan / E-TLE Ubah Perilaku Berkendara

Megapolitan / 13 Hari Polda Metro Jaya Tilang 12 Ribu Pelanggar

Hukum / Penyidik Jadwal Ulang Periksa Ustaz Lancip


Baca Juga !.