Nusantara

Lagi, Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar

Redaktur: Sumber Rajasa Ginting
Lagi, Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar - Nusantara

AKTIF-Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (13/1/2019). Foto: HENDRA NURDIYANSYAH/WSJ/ANTARA

indopos.co.id - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan empat kali guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol pada Senin (17/6/2019).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi,  Hanik Humaida dalam keterangan resminya mengatakan empat guguran lava yang terekam selama periode pengamatan pukul 12.00-18.00 WIB memiliki jarak luncur 500-1.000 meter.

Selain guguran lava, BPPTKG juga mencatat sembilan kali gempa guguran dengan amplitudo 4-55 mm yang berlangsung selama 29.76-105.14 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo : 6-9 mm dan durasi 26.2-41.28 detik, serta gempa tektonik jauh dengan amplitudo12 mm dan durasi 270.35 detik.


Di gunung api itu, asap kawah tak tampak, angin bertiup lemah ke arah timur laut dan barat, suhu udara 15-23.3 derajat Celsius, kelembaban udara 27-71 persen, dan tekanan udara 628.2-708.4 mmHg. Pertumbuhan kubah lava Gunung Merapi masih stabil dan volumenya relatif tetap sejak Januari 2019. Berdasarkan analisis foto udara pada 4 Mei 2019, volume kubah lava Gunung Merapi sebanyak 458.000 meter kubik.


Berdasarkan laporan hasil pengamatan visual dan instrumental BPPTKG selama 7 - 13 Juni 2019, aktivitas vulkanik Gunung Merapi hingga kini masih cukup tinggi. Status gunung itu masih dipertahankan pada Level II atau Waspada.
 

BPPTKG masih meminta agar radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian. (ant)

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Satu Korban Tewas Kecelakaan Truk Tanki BBM Belum Teridentifikasi 

Megapolitan / Truk Tanki Kecelakaan, Pertamina Terjunkan Tim Investigasi 

Daerah / KAL Kembang Bantu Pencarian Korban Tenggelam

Daerah / Sekretariat DPRD Sultra Disegel Massa

Banten Raya / Dilapori Warga, Wahidin Minta Pasien Kanker Ovarium Ditangani

Megapolitan / Ribuan Korban Kebakaran Kampung Bali Matraman Mengungsi


Baca Juga !.