Headline

Cerita Duka Rombongan Maut di Tol Cipali

Redaktur: Juni Armanto
Cerita Duka Rombongan Maut di Tol Cipali - Headline

Rumah duka di perumahan taman wisma asri

Berita duka menyelimuti rumah kediaman korban tabrakan maut di tol Cipali. Rumah yang terletak di Taman Wisma Asri, RT 01 RW 16, Telukpucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi itu menyisakan cerita. Padahal, satu keluarga yang merenggang nyawa itu usai liburan ke Dieng Jawa Tengah.

 
Deni Iskandar, Bekasi

Rumah duka almarhum Heruman, 59, tampak hening. Awan hitam yang sudah menggelap sejak pagi, tak bisa membendung isak tangis para keluarga di sore hari. Semua tak menyangka kalau enam korban harus meninggalkan kenangan keluarga untuk selama-lamanya.

Bendera kuning ditancapkan di sudut gang bercat kream. Para nelayat yang kebanyakan dari kerabat dan sahabat korban mulai berdatangan. Ucapan belasungkawa terus terdengar setiap pelayat menyalami salah satu anggota keluarga korban. 

Heruman adalah sosok orangtua yang baik dan supel. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Heruman dikabarkan sempat berlibur ke Dieng Jawa Tengah. Korban pergi  bersama anaknya Reza Pahlevi 22, dan empat sepupunya yakni Rafi, 22, Radit, 22, Dafa, 21, dan Irfan, 22.

Seluruh korban saat itu menggunakan Mitsubishi Expander, dan lima orang lainnya menggunakan Mitsubishi Pajero. Mereka melintas mengarah ke Jakarta. 

Ternyata setelah perjalanan pulang ke Jakarta, kendaraan yang ditumpangi Heruman malah menjadi korban tabrakan beruntun di KM 150 tol Cipali. Mereka terlibat kecelakaan dengan Bus Safari Dharmaraya H-1469-CB, Mitsubishi EXpander, Toyota Innova B-168-DIL, dan Mitsubishi Truk R-1436-ZA. Atas insiden itu 12 orang dikabarkan meninggal dunia. Tapi, enam diantaranya berasal dari Kota Bekasi.

Herumah dan anak ketiganya sampai ke rumah duka  pukul 17.00 dengan diangkut ambulance Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres, Majalengka. Keduanya dimakamkan di TPU Perwira, Bekasi Utara.

Anak pertama almarhum, Febri Dwi Prayogi, 27, mengatakan, ayah dan adiknya ada dalam mobil Expander yang melaju arah Jakarta. Bersama empat kerabat lainnya, rombongan baru pulang berwisata ke Dieng, Jawa Tengah. "Total ada 11 anggota keluarga yang berangkat wisata ke Dieng sejak Kamis (13/6). Enam orang di dalam Mitsubishi Expander dan lima lainnya di Mitsubishi Pajero," kata Febri, Senin (17/6/2019).

Febri mengatakan, kedua mobil tersebut selalu beriringan, sejak berangkat maupun hingga akan mengarah pulang. Bahkan, saat peristiwa kecelakaan terjadi di kilometer 150+900, rombongan yang ada dalam Pajero tak berada jauh dari rombongan dalam Expander. "Jadi saudara yang berada di dalam Pajero lihat langsung kejadiannya dan bisa selamat karena sempat menghindar. Saya sendiri tidak ikut wisata karena sudah harus masuk kerja,” ucapnya.

Kabar mengenai kecelakaan yang merenggut nyawa ayah dan adiknya, diterima Febri tadi pagi dari kerabat yang berada di rombongan Pajero. Seusai pulang kerja dirinya langsung mempersiapkan segala sesuatu. "Jenazah baru tiba sore, namun persiapan sudah saya lakukan sejak siang tadi," tandasnya. (*)

 

 

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Melihat Keunikan Ikan Arwana Kembar Siam

Megapolitan / Mengungkap Proses Pembuatan Kerak Telor Raksasa

Megapolitan / Menguak Misteri Relief Bersejarah di Eks Bandara Kemayoran (2)

Megapolitan / Menguak Misteri Relief Bersejarah di Eks Bandara Kemayoran (1)

Megapolitan / Asyiknya Bermain dan Belajar di RPTRA Gondangdia (2-Habis)

Megapolitan / Asyiknya Bermain dan Belajar di RPTRA Gondangdia (1)


Baca Juga !.