Nasional

Bamsoet Pesaing Kuat Airlangga jadi Caketum Golkar

Redaktur: Riznal Faisal
Bamsoet Pesaing Kuat Airlangga jadi Caketum Golkar - Nasional

DAPAT RESTU - Bambang Soesatyo bakal menjadi pesaing Airlangga Hartarto dalam perebutan kursi ketua umum Partai Golkar dalam Munas mendatang. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama.

indopos.co.id – Airlangga Hartarto kini resmi memiliki pesaing saat kembali maju menjadi ketua umum Partai Golkar periode mendatang. Adalah Bambang Soesatyo (Bamsoet), Wakorbid Bidang Pratama Partai Golkar, yang mengaku telah mendapat restu dan dukungan untuk menjadi calon orang nomor satu di partai beringin tersebut.

Selain dari Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG), Bamsoet juga sudah mendapat dukungan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri atau FKPPI.

"Hari ini (Selasa (18/6/2019), red) saya menerima langsung (dukungan), kalau kemarin saya belum secara langsung menerima desakan aspirasi untuk saya mencalonkan diri. Pada hari ini saya menerima kawan-kawan untuk saya mencalonkan diri, kemarin kan hanya di media," ungkap Bamsoet kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (18/6/2019).

Ketua DPR RI itu mengatakan, untuk mendeklarasikan diri maju bursa ketua umum partai berlambang pohon beringin, salah satunya jika sudah mengantongi restu petinggi partai dan dari organisasi sayap partai.

"Kemarin saya sampaikan, saatnya saya menyatakan maju, itu berarti saya sudah mendapatkan restu dan pandangan dari stakeholder dimana saya aktif, dari Pemuda Pancasila, dari FKKPI, teman-teman dari Partai Golkar, SOKSI kan saya bagian dari pengurus harian DPP Partai Golkar," paparnya.

Bamsoet juga belum berencana melakukan safari politik untuk menggalang dukungan maju sebagai ketua umum Golkar. Dia pun meminta semua pendukungnya untuk tenang terlebih dahulu.

"Saya hanya mengimbau pada adik-adik saya supaya menjaga ketenangan, karena kita fokus pada persidangan MK. Setelah tanggal 28, MK menetapkan Jokowi sebagai pemenang pilpres, barulah kita ambil start," ucapnya.

Dia menegaskan, sampai saat ini masih mengikuti apa yang diputuskan oleh partainya. Apalagi, jadwal musyawarah nasional belum resmi diumumkan. "Semua punya hak mencalonkan. Menurut teman, juga ke saya, beberapa daerah minta bertemu dan mendeklarasikan. Tapi, saya patuh pada aturan organisasi Golkar," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak menyatakan, mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Dia juga mengklaim, 34 DPD Golkar se-Indonesia solid mendukung Airlangga dan mengapresiasi kinerjanya yang sukses membawa Golkar di peringkat kedua perolehan kursi DPR RI.

"Kami memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Pak Airlangga yang sukses membawa Golkar berada di peringkat kedua perolehan Pemilu untuk perolehan kursi," katanya, Selasa (18/6/2019).

Menurut Sahat, para pengurus DPD seharusnya patut memberikan penilaian terhadap kinerja DPP. Sebab itu, saat ini sejumlah DPD juga belum memikirkan rencana Munaslub. "Sebanyak 34 ketua DPD solid belum membahas soal Munaslub ataupun Munas, termasuk dari Jatim," kata Sahat.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Dave Laksono juga senada. Dia menyatakan, belum ada nama kader lain yang muncul dalam bursa calon Ketum Golkar periode mendatang. Seluruh kader partai berlambang beringin solid mendukung Airlangga untuk menjadi Ketum Partai Golkar.

"Belum ada siapapun yang mencuat, masih solid di belakang Airlangga," ujar Dave Laksono.

Namun, Ketua DPD Partai Golkar Jatim Zainudin Amali mengatakan, bursa calon Ketum Partai Golkar mendatang baru diisi oleh nama Airlangga Hartarto dan Bamsoet. Sejauh ini, belum ada nama lain yang bakal mencalonkan diri di luar dua nama tersebut, yang akan bertarung pada Munas Partai Golkar, Desember 2019 mendatang.

"Belum ada (selain Airlangga dan Bamsoet, Red," kata Ketua Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (18/6). (aen)

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Kader Yakin Bamsoet Mampu Buat Golkar Makin Kompak

Politik / Jokowi: Jangan sampai Golkar Terpecah dan Lahir Parpol Baru

Headline / Bertemu Jokowi, Bamsoet Diminta Jaga Kekompakan Golkar

Headline / Sinyal Dukungan Jokowi? Bamsoet Diundang ke Istana

Politik / Bamsoet Diminta Tidak Kapitalisasi Pemecatan DPD II


Baca Juga !.