Megapolitan

Masih Banyak Permukiman Kumuh di Jakarta

Redaktur: Darul Fatah
Masih Banyak Permukiman Kumuh di Jakarta - Megapolitan

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - Permukiman kumuh masih menjadi salah satu persoalan yang perlu diselesaikan Pemprov DKI. "Melihat laporan Kementerian PUPR, 267 kelurahan di DKI, 118 kelurahan di antaranya atau 45 persen masih memiliki permukiman kumuh. Jadi kondisi seperti itu harus dilakukan perbaikan," ujar Pengamat Tata Kota Nirwono Joga di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Mengutip salah satu isi dari pasal 1 ayat 1, BAB I Undang-Undang No 1/2011, perumahan dan kawasan permukiman adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Nirwono mengatakan program pemerintah DKI harus sesuai dengan aturan tata ruang tersebut. "Solusinya, ada yang disebut dengan penataan bangunan sesuai peruntukannya," kata dia.

Menurut Nirwono, hunian dapat diperbaiki agar memenuhi syarat layak huni. Untuk permukiman yang masuk dalam kategori kumuh sedang, dapat dilakukan peremajaan kawasan. Misalnya perbaikan jalan saluran air dan limbah sampah. Namun jika tidak sesuai dengan peruntukan tata ruang, dapat dilakukan relokasi, dengan alasan permukiman tersebut rawan bencana, mulai dari banjir, kebakaran hingga gempa.

"Relokasi juga harus dilakukan dengan aturan. Pemprov harus secara tegas memutuskan status permukiman. Kemudian, menentukan tempat relokasi, kapan dan bagaimana proses pemindahannya," kata Nirwono. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.