Megapolitan

11 Juli Jabatan Sekda DKI Selesai, Pengamat: Segera Bentuk Pansel

Redaktur:
11 Juli Jabatan Sekda DKI Selesai, Pengamat: Segera Bentuk Pansel - Megapolitan

BERI SOLUSI - Pengamat Politik Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk panitia seleksi sekretaris daerah. Foto: Istimewa

indopos.co.id - Beberapa masalah krusial harus diselesaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di tahun ini. Salah satu yang diprediksi cukup pelik adalah penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta yang saat ini diduduki oleh Saefullah akan habis pada 11 Juli 2019, mendatang.

Untuk itu, Anies diminta segera memproses penunjukan sekda melalui panitia seleksi (Pansel). Gubernur juga dapat membuat kebijakan berupa memperpanjang jabatan sekda, selama 1 hingga 2 tahun.

Hal ini untuk menghindari kekosongan posisi sekda, mengingat beratnya beban kerja gubernur, dalam menjalankan roda pemerihan daerah dan mengatur anggaran. Hal itu ditegaskan Pengamat Politik Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah.

Dia menjelaskan, posisi yang kini diemban Saefullah tidak boleh mengalami kekosongan. Untuk itu pemprov didesak segera membuat demi mencari penggantinya. ”Anies harus bentuk Pansel Sekda untuk mengganti posisi Saefullah yang habis masa tugasnya pada 11 Juli,” kata Amir kepada INDOPOS, Rabu (19/6/2019).

Menurut Amir, soal masa jabatan sekda telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam prosesnya, harus ditentukan berdasarkan proses seleksi ketat. Ketiga sudah ada tiga nama yang lolos seleski, gubernur sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah akan menyetorkannya kepada Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri.

Dijelaskannya, apabila hingga 11 Juli 2019 nanti belum ada nama pengganti Saefullah yang definitif atau Gubernur Anies belum mengambil langkah pembentukan pansel, maka jabatan sekda gugur secara hukum. Untuk itu, Gubernur DKI bisa menunjuk Pelaksana Tugas Sekda. ”Anies juga bisa memperpanjang jabatan Sekda Saefullah untuk periode berikutnya,” ujar Amir.

Amir menambahkan, posisi Sekda sangat krusial, karena sebagai koordinator dan penanggungjawab Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Semakin sulit karena sebentar lagi harus melakukan pembahasan APBD 2020.

Diketahui, Saefullah tercatat sudah lima tahun menduduki kursi orang nomor tiga di Balai Kota. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Anies Baswedan segera membentuk Pansel Pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, untuk menggantikan posisi Saefullah. ”Sekda ya harus diganti. Kan sudah lima tahun dia di situ. Kayak nggak ada pejabat lain aja yang bisa jadi Sekda,” kata Taufik di Jakarta, beberapa waktu lalu. (wok)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Anies Tak Berani Memberi Jaminan Nasib Pencari Suaka, Alasannya...

Megapolitan / Anies Hadiri Lebaran Betawi

Megapolitan / Lebaran Betawi untuk Merekatkan Hubungan Warga

Megapolitan / Proses Perpanjangan Jabatan Sekda DKI Berlangsung Mulus


Baca Juga !.