Megapolitan

Gudang Petasan di Pasar Pagi Asemka Dilahap Api

Redaktur:
Gudang Petasan di Pasar Pagi Asemka Dilahap Api - Megapolitan

indopos.co.id - Asap tebal bergumul pada satu unit bangunan di Pasar Pagi Asemka, Tambora, Jakarta Barat, sekitar pukul 10.50 WIB, Jumat (21/6/2019). Bangunan itu adalah gudang petasan dan kembang api yang diketahui terbakar. Sontak, keadaan itu membuat masyarakat panik dan lari ke jalan.

Petugas pemadam kebakaran pun bergegas berusaha memadamkan api. Hal ini demi mencegah risiko si jago merah melahap bangunan lain di sebelahnya. Apalagi gudang tersebut berisi bahan-bahan yang dapat membuat kebakaran kian meluas.

Proses pemadaman api berlangsung kurang lebih selama 3 jam. Sebanyak 27 unit mobil damkar diturunkan. Petugas pun harus berjibaku melawan kobakaran api. Saat pemadaman, asap hitam juga membumbung tinggi ke langit. Bahkan sebagian wilayah Pasar Asemka tertutup oleh asam pekat yang membuat napas sesak.

Hingga pukul 14.10 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berupaya mendinginkan gedung yang terbakar. Proses pendinginan dilakukan demi mencegah terjadinya kebakaran lanjutan. ”Karena bahan-bahan yang ada di lokas kejadian adalah petasan dan kembang api yang mudah terbakar,” tegas Kepala Seksi (Kasi) Pengendali Kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romlih di lokasi kebakaran, Jumat (21/6/2019).

Rompis menambahkan, lokasi kejadian yang berada di wilayah pertokoan area Pasar Asemka membuat pihaknya kesulitan bergerak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hingga berita ini ditulis, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Namun, dari informasi pemilik ruko, kebakaran terjadi saat lampu dinyalakan.  ”Pas pemilik buka toko dan nyalain lampu, tahu-tahu api langsung keluar. Kemungkinan korsleting tapi untuk pastinya harus melalui penyelidikan Kepolisian,” tuturnya.

Akibat kebakaran tersebut, aktivitas di Pasar Pagi Asemka, Tambora, Jakarta Barat, sementara ini di tutup untuk umum. Garis polisi juga telah terpasang di sekitar lokasi agar warga tak mendekat, demi kepentingan penyelidikan. (ibl)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Satu Korban Tewas Kecelakaan Truk Tanki BBM Belum Teridentifikasi 

Megapolitan / Truk Tanki Kecelakaan, Pertamina Terjunkan Tim Investigasi 

Daerah / KAL Kembang Bantu Pencarian Korban Tenggelam

Daerah / Sekretariat DPRD Sultra Disegel Massa

Banten Raya / Dilapori Warga, Wahidin Minta Pasien Kanker Ovarium Ditangani

Megapolitan / Ribuan Korban Kebakaran Kampung Bali Matraman Mengungsi


Baca Juga !.