UMKM Binaan dari Pemkot Jaksel Ikuti Pop-up Market di Pasar Santa

indopos.co.id – Guna menciptakan wirausaha, pengelola Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menggelar pop-up market, Minggu (23/6/2019). Bazar kekinian yang 100 persen terdiri dari merek lokal karya anak bangsa tersebut menjadi pilihan bagi masyarakat. Khususnya generasi millenial untuk mengisi waktu luang di akhir pekan.

Berbeda dengan pop-up market di tempat lainnya, gelaran di Pasar Santa ini menghadirkan berbagai produk kreatif dari 30 stand peserta. Tak hanya itu, ruang terbuka ramah anak untuk baca-baca pun disulap di halaman pasar tradisional itu.

Baca Juga :

Kepala Pasar Santa, Ahmad Subhan mengungkapkan, pop-up market diikuti oleh UMKM Binaan dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang sebelumnya ikut dalam program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) atau sebelumnya bernama OKOC. Selain itu, ada beberapa UMKM yang berasal dari Pasar Santa itu sendiri.

”Ini merupakan program dari Dinas UMKM dalam membina pelaku usaha agar dapat mengembangkan usaha maupun melakukan promosi terhadap produk usaha mereka,” kata Subhan saat ditemui INDOPOS, Minggu (23/6/2019) siang.

Baca Juga :

Pada kegiatan yang sudah berlangsung sejak Jumat (21/6/2019), ramai dikunjungi dari masyarakat dari berbagai kalangan. Namun, yang paling banyak diakuinya berasal dari generasi millenial.

Subhan menambahkan, selain bazar, kegiatan itu juga diisi kampanye membaca bagi anak-anak dan kegiatan seduh kopi bersama yang merupakan ciri khas dari Pasar Santa. ”Kegiatan seduh bersama ini sekaligus sebagai upaya edukasi kepada para pengunjung tentang berbagai manfaat kopi. Sekaligus menunjukkan eksistensi bahwa Pasar Santa lekat dengan industri kopi,” terangnya.

Baca Juga :

Tata PKL dengan Pop Up Market

Sebelumnya, pop-up market telah dihelat di Pasar Mayestik, Kecamatan Kebayoran Baru. Menurut Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, kegiatan ini merupakan salah satu program Kegiatan Strategis Daerah (KSD) dalam menciptakan wirausaha.

”Kami memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pop-up market 2019. Semoga melalui kegiatan ini warga masyarkat khususnya di wilayah Kota Jakarta Selatan, mendapatkan kesempatan berwirausaha dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Marullah juga berharap, kegiatan pop-up market benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha, untuk meningkatkan kreativitas dalam mengolah produk. ”Sehingga kegiatan ini turut memberikan manfaat dan dampak yang positif,” terangnya. (ibl)

Komentar telah ditutup.