Megapolitan

Belum Diresmikan, Jalan Lingkar Dramaga di Kabupaten Bogor Sudah Makan Korban

Redaktur: Syaripudin
Belum Diresmikan, Jalan Lingkar Dramaga di Kabupaten Bogor Sudah Makan Korban - Megapolitan

RAMAI-Suasana lalu lintas di Jalan Lingkar Dramaga, Minggu (23/6/2019). Foto: Nelvi/radar bogor/indopos group

indopos.co.id - Jalan Lingkar Dramaga yang baru selesai dikerjakan dan belum diresmikan kini mulai rusak. Bahkan, jalan itu sudah memakan korban jiwa. Kondisi itu pun menjadi perhatian berbagai pihak. Akibatnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor jadi sorotan.

Tak ingin disalahkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Candra Trikarya menegaskan bahwa tahapan pembangunan jalan sudah sesuai aturan. Dia mengakui, kendati belum diresmikan jalan lingkar Dramaga sudah digunakan sejak proyek selesai.

Sehingga, banyak berbagai jenis kendaraan yang melintas sebagai alternatif terhindar dari kemacetan. ”Yang jelas, jalan itu memang kasar biar tak licin, jadi dikasih garis-garis di tengah. Soalnya beton mudah licin dan ketika ada yang bicara jalan bergelombang itu subjektif karena kita bangun sudah sesuai,” jelas Candra kepada Radar Bogor (INDOPOS Group).

Sebelumnya, satu orang meninggal dan seorang lainnya mengalami luka-luka, setelah terlibat kecelakaan di Jalan Lingkar Dramaga, Selasa (18/6/2019) pukul 14.00.

Kecelakaan berawal saat motor matik F 5122 PM yang dikemudikan Resi Febriana, 23, melaju dari arah Dramaga menuju Laladon dengan membonceng kerabatnya, Irwanda, 32.

Namun, saat berada di sekitar Masjid Al-Muttaqin motor diduga berusaha mendahului truk yang berada di depannya. Namun, tiba-tiba motor yang dikemudikan warga RT 02/02, Kampung Cibeureum Tengah, Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga itu oleng karena jalan yang tidak rata dan berlubang.

Kemudian, Resi terjatuh dan masuk ke kolong truk dan terlindas roda bagian belakang hingga meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, Irwanda mengalami luka-luka. (nal/c)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Jalur Alternatif Mudik Dikuasai ’Pak Ogah’


Baca Juga !.