Banten Raya

Kepala SMAN 3 Kota Serang Bantah Tahan Ijazah Siswa

Redaktur: Syaripudin
Kepala SMAN 3 Kota Serang Bantah Tahan Ijazah Siswa - Banten Raya

TERIMA IJAZAH-Asep Kalbarqil Khotif, menandatangani penyerahan ijazah di SMAN 3 Kota Serang, Senin (24/6/2019).Foto: istimewa

indopos.co.id - Asep Kalbarqil Khotif, 21, lulusan SMA Negeri 3 Kota Serang, kini bisa tersenyum. Pasalnya, dia kini memiliki ijazah tanda lulus dari sekolahnya. Asep kini bisa melamar pekerjaan setelah dia mengambil ijazahnya di SMAN 3 Kota Serang, Senin (24/6/2019).

Sebelumnya, Asep yang mengaku lulusan SMAN 3 Kota Serang angkatan 2017 tidak bisa mengambil ijazahnya karena mempunyai tunggakan biaya sekolah Rp 1,3 juta. Karena belum mampu membayar tunggakan itu, ijazahnya ditahan pihak sekolah.      

Tapi keterangan Asep dibantah Nurdiman Salam,  Kepala SMAN 3 Kota Serang. Kepada koran ini, dia mengatakan sekolah yang dia pimpin tidak mempunyai kebijakan menahan ijazah siswanya yang telah lulus.

”Ada kesalahan informasi. Bahkan, saya sering memerintahkan Wakasek Kesiswaan dan staf TU (tata usaha) mencari siswa yang belum melakukan sidik jari ijazah. Agar segera mengambil ijazahnya,” terangnya.

Terkait tunggakan SPP yang dituduhkan Asep, Nurdiman mengaku tunggakan itu terjadi karena Asep berutang pada koperasi sekolah terkait pembelian buku LKS (lembar kerja siswa). ”Padahal, sekolah tidak mewajibkan siswa melunasi tunggakan itu,” terangnya.

Nurdiman memaparkan, pihaknya perlu meluruskan kasus yang menimpa Asep. Dia mengatakan, Asep baru melakukan sidik jari ijazah pada April 2019. Staff TU SMAN 3 Serang lantas menyarankan agarm Asep datang kembali ke sekolah keesokan harinya untuk menghadap kepala sekolah. Tapi, Asep tidak datang.

Karena itu, Nurdiman memerintahkan staf TU  mencari Asep pada alamat yang tercantum pada data base sekolah. Ternyata, Asep sudah pindah rumah. Pihak RT setempat, tidak mengetahui kemana Asep dan keluarganya pindah rumah. Hingga kasus ini mencuat ditulis di sejumlah media online.

Akhirnya, Senin (24/6/2019) pukul 14.00 WIB, Asep datang ke SMAN 3 Kota Serang guna mengambil ijazahnya. ”Seluruh tunggakan biaya LKS atas nama Aasep telah kami hapuskan,” cetus Nurdiman juga.

Bahkan, Asep juga membuat pernyataan di atas kertas kalau dia melakukan kesalahan telah membuat nama baik SMAN 3 Kota Serang tercemar. ”Dengan surat ini, saya meminta maaf kepada civitas SMAN 3 Kota Serang,” terang Asep. (yas)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Satu Korban Tewas Kecelakaan Truk Tanki BBM Belum Teridentifikasi 

Megapolitan / Truk Tanki Kecelakaan, Pertamina Terjunkan Tim Investigasi 

Daerah / KAL Kembang Bantu Pencarian Korban Tenggelam

Daerah / Sekretariat DPRD Sultra Disegel Massa

Banten Raya / Dilapori Warga, Wahidin Minta Pasien Kanker Ovarium Ditangani

Megapolitan / Ribuan Korban Kebakaran Kampung Bali Matraman Mengungsi


Baca Juga !.