Internasional

Tiongkok Berupaya Tidak Bicarakan Hong Kong Saat Pertemuan G20

Redaktur: Heryanto
Tiongkok Berupaya Tidak Bicarakan Hong Kong Saat Pertemuan G20 - Internasional

Beijing menegaskan tidak akan membicarakan Hong Kong di pertemuan G20 di Osaka, Jepang.

indopos.co.id - Pejabat tinggi di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tiongkok mengatakan, Beijing tidak akan membicarakan protes Hong Kong saat pertemuan G20 di Osaka, Jepang, Kamis (27-29/6/2019).

Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok Zhang Jun mengatakan, G20 biasanya membahas perdagangan global dan masalah ekonomi dan tidak akan fokus pada protes selama seminggu di Hong Kong.

“Kami tidak akan membiarkan masalah Hong Kong dibahas pada KTT G20. Urusan Hong Kong adalah urusan domestik Tiongkok, kekuatan asing manapun tidak memiliki hak untuk ikut campur dalam hal ini,” kata Zhang pada konferensi pers, Senin (24/6/2019).

Kemenlu Tiongkok secara resmi mengumumkan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping akan menghadiri KTT G20, Minggu (23/6/2019). Itu merupakan perjalanan pertamanya ke Jepang sebagai seorang pemimpin.

Selama kunjungannya, Xi diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan melakukan pembicaraan yang bertujuan untuk memulai kembali negosiasi kesepakatan perdagangan antara kedua negara.

Komentar Zhang yang mengatakan bahwa Tiongkok tidak akan membahas Hong Kong setelah adanya pernyataan dari Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada 16 Juni yang mengindikasikan bahwa Trump akan demonstrasi massa dengan Xi selama pertemuan tersebut. Aksi protes lainnya direncanakan akan dilaksanakan di Hong Kong, Rabu (26/6/2019), dengan para pegiat menyerukan reformasi pro demokrasi.

Ratusan ribu orang turun ke jalan di Hong Kong selama dua minggu terakhir untuk memprotes RUU ekstradisi pemerintah yang banyak dikhawatirkan dapat digunakan untuk mendeportasi aktivis politik dan pembangkang ke daratan Tiongkok.

Penyelenggara mengatakan bahwa protes besar pada 16 Juni itu mungkin diikuti oleh sekitar dua juta orang, atau sekitar seperempat dari populasi kota. Penolakan Beijing untuk membahas Hong Kong di sebuah acara internasional adalah hal biasa. Pemerintah Tiongkok secara teratur menolak upaya untuk mengangkat masalah domestik di forum global.

Sejauh ini pernyataan publik dari Beijing telah mendukung upaya pemerintah Hong Kong untuk mengesahkan undang-undang tersebut dan juga menyalahkan kekuatan asing atas meluasnya protes publik.

“Kami ingin mengatakan ini dengan keras. Tarik kembali tangan hitam yang telah anda perlihatkan. Hong Kong adalah urusan dalam negeri Tiongkok. Anda seharusnya tidak ikut campur urusan Hong Kong,” kata Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi pada hari Rabu. (fay)

Baca Juga


Berita Terkait

Internasional / Polisi Tahan Pelaku Penyerbuan Gedung Parlemen di Hong Kong

Internasional / Ribuan Orang Hong Kong Protes Hukum Ekstradisi


Baca Juga !.