All Sport

Samator ke Podium Juara

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Samator ke Podium Juara - All Sport

indopos.co.id - Gelaran Asian Peace Cup berakhir manis bagi Indonesia. Tim putra Surabaya Bhayangkara Samator sukses mengangkat trofi kemenangan dengan rekor tidak terkalahkan sepanjang turnamen yang diadakan sejak 23 Juni hingga kemarin. 

Tetapi hasil ini diraih Samator dengan penuh perjuangan. Kondisi fisik yang tidak prima usai libur panjang lebaran jadi kendala utama. Kampiun Proliga 2019 itu tidak tampil segarang biasanya. Servis-servis tajam yang biasa dilemparkan oleh Rendy Febrian Tamamilang dkk agak mengendor di turnamen kali ini. 

Laga pembuka kontra Hwaseong (Korea Selatan) dimenangkan Samator lewat drama rubber set yang berakhir 3-2 (27-25, 32-34, 25-23, 19-25, 15-9). Kemudian pada pertandingan penentu yang digelar di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan kemarin, tim yang bermarkas di Driyorejo, Gresik tersebut menang lebih mudah. Samator unggul 3-1 (25-22, 25-21, 21-25, 25-13) atas tim PRK 4.25 dari Korea Utara.

"Ini kan ajang persahabatan dan jadi pemanasan yang bagus baik atlet-atlet yang mau pelatnas. Sebagai persiapan SEA Games, mereka bisa dapat pengalaman langsung dari dua negara, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara," ujar pelatih Samator Ibasjah Djanu Tjahyono. 

Akan tetapi, hasil serupa tidak mampu diikuti oleh tim putri PGN Popsivo Polwan. Aprilia Manganang dkk hanya bisa mengumpulkan satu kemenangan dari tiga laga yang harus mereka lakoni. Hanya lima hari persiapan belum sanggup membawa tim menjadi solid. Terlebih dengan hadirnya anggota baru dalam Popsivo, yang sebelumnya berada di tim lain ketika gelaran Proliga. 

Popsivo harus puas dengan berdiri di podium ketiga setelah kalah dalam lima set melawan U-23 Vietnam di laga penentuan kemarin. Tim terbaik Indonesia saat ini itu hanya bermain apik di dua set pertama, selebihnya mereka tampil loyo. Mereka pun kalah 2-3 (25-19, 25-22, 18-25, 15-25, 9-15). 

"Sudah maksimal, kekuatan anak-anak memang segini. Itu yang ditakutkan. Kondisi setelah libur lebaran, nggak ada latihan fisik sama sekali," terang Octavian, pelatih Popsivo. 

Tim Vietnam keluar sebagai juara Asian Peace Cup ini. Disusul Korea Selatan sebagai runner-up. Sementara NK 4.25 sama sekali tidak berdaya dengan kalah telak sepanjang turnamen. 

Atas kesuksesan ini, ajang yang sama akan kembali diselenggarakan Oktober nanti di Pyongyang, Korea Utara. Namun, PP PBVSI tidak akan menurunkan skuad yang sama seperti ini. "Nanti pemain junior yang akan turun, karena November sudah SEA Games," tutur Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo. (bam)

Baca Juga


Berita Terkait

All Sport / Voli Pantai Ditargetkan Sabet Medali Emas

All Sport / Voli Bidik Kualifikasi Olimpiade

All Sport / BNI 46 Tetap ke Final 

All Sport / Tekuk Samator, BNI 46 Lolos ke Final Proliga 2019 

/ JPE Sapu Bersih Final Four Pertama 

All Sport / Putra Pertamina Jaga Rekor Kemenangan 


Baca Juga !.