Kesra

BPJS Ketenagakerjan Butuh Kritik yang Membangun

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
BPJS Ketenagakerjan Butuh Kritik yang Membangun - Kesra

KOMPAK- Kegiatan Customer Gathering Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang di di Lembang, Bandung, Jawa Barat.FOTO:BPJSTK

indopos.co.id - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang menyelenggarakan customer gathering 2019 di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan tersebut mengusung tema Jurney For Harmony

Kegiatan Customer Gathering Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang diikuti 80 perusahaan yang terdiri dari perusahaan platinum dan gold yang merupakan tertib bayar iuran tepat bulan (ITB).Kepala Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang Mohammad Agil Alhabsyi mengatakan tujuan dari diselenggarakan customer gathering ini adalah menjaga tali silaturahmi bersama perusahaan binaan. Hal tersebut untuk mewujudkan hubungan harmoni sesuai dengan tema acara yaitu Jurney For Harmony.

”Kita membutuhkan kritik dan saran dari seluruh perusahaan untuk membangun BPJS Ketenagakerjaan lebih baik lagi. Karena keberadaan BPJS Ketenagakerjaan  adalah untuk melayani peserta,” cetus Agil Selasa (9/7/2019). Dalam acara costumer gathering mulai 5-6 Juli 2019 tersebut juga diselingi dengan sosialisasi tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan seperti ITW, iuran tepat bulan (ITB), Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) online dan peraturan pencetakan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan terbaru oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang Atit Apriyanti.

Selesai sosialisasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan peserta customer gathering. Ratna Wahyu Wardani di PT Bina Busana Internusa member informasi mengenai masih banyak rumah sakit yang belum tahu tentang info terupdate BPJS Ketenagakerjaan dan perlu disosialisakan lagi. Peserta lain, Dedy Budiono Herlambang dari PT Multi Mayaka menyampaikan pihaknya sangat salut terhadap pelayanan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada perusahaannya.

”Saya merasa sangat respect terhadap pelayanan keperusahaan kami yaitu salah satu karyawan kami meninggal dunia karena kena petasan pas nonton bola antara Tim Nasional Indonesia VS Fiji di Stadion Candrabhaga Bekasi 2017 silam dan Karyawan BPJS Ketenagakerjaan membantu mengurusnya sampai selesai,” kata Dedy.

Selesai sesi tanya jawab dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada perusahaan yang konsisten membayar Iuran Tepat Waktu (ITW) sebanyak 21 perusahaan.”Pemberian sertifikat kepada 21 perusahaan ITW di depan peserta yang lain bertujuan untuk memotivasi perusahaan lain tersebut untuk melakukan pembayaran di tepat waktu,” kata Atit.(dni)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.