Headline

Polisi Heroik Terima Potongan Tumpeng dari Jokowi  

Redaktur: Nurhayat
Polisi Heroik Terima Potongan Tumpeng dari Jokowi   - Headline

ULANG TAHUN - Presiden Joko Widodo memimpin upacara HUT Bhayangkara ke-73 di Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Foto: Suhartono/INDOPOS

indopos.co.id - Dua personel Polri yang dianggap heroik mendapatkan potongan tumpeng dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-73 di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Potongan tumpeng pertama diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Iptu Tatang Rosyadi yang dianggap berjasa menghentikan laju truk yang mengalami rem blong, dengan menganjalnya dengan sepeda motor miliknya. Kejadian itu terjadi pada bulan Mei 2019 lalu dimana Iptu Tatang Rosyadi bertugas sebagai Kanit II Lalu Lintas Polsek Sungai Raya di Pontianak, Kalimantan Barat.

Potongan tumpeng kedua diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Bripka Frans Yos Dumapa yang berhasil selamat dalam penyerangan KKB di Polsek Sinak, Papua serta menyelamatkan sejumlah personel polisi lainnya.

Tumpeng HUT Bhayangkara Ke-73 dikawal pasukan Turangga Polri atau pasukan berkuda, 73 bendera yang dibawa paskibraka tahun 2018 serta 34 orang yang menggunakan baju adat mewakili 34 provinsi, sebagai balutan merajut persatuan dalam kebhinekaan.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan Polri yang saat ini memiliki 446.873 personil tersebar di 34 polda, 461 polres dan 4872 polsek.

Berbagai perbaikan yang dilakukan Polri selama tiga tahun tersebut melalui program bernama promoter.

"Profesionalisme, modernisasi dan terpercaya dengan titik berat pada 3 titik utama, yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen media," kata Tito.

Peningkatan kinerja diwujudkan dengan peningkatan layanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas secara optimal sementara perbaikan kultur terutama menekan budaya koruptif, menghilangkan arogansi kekuasaan dan menekan kekerasan eksesif. (ant)

 

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Si Kembar Siam Adam dan Malik Sukses Dipisahkan

Daerah / 2019, Kejahatan pada Anak Diprediksi Meningkat

Hukum / Saksi Tambahan PPP Ditolak MK

Internasional / Tiongkok Tentang Keras Sanksi AS terhadap Perusahaan Energi

Megapolitan / RSUD Koja Sediakan Aplikasi untuk Lansia dan Disabilitas

Megapolitan / Sungai Cileungsi Tercemar Berat, Bupati Bogor Berang


Baca Juga !.