Megapolitan

Meninggal Kecelakaan Kerja, Kasir Hotel Ini Wariskan Santunan Ratusan Juta Rupiah

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Meninggal Kecelakaan Kerja, Kasir Hotel Ini Wariskan Santunan Ratusan Juta Rupiah - Megapolitan

AHLI WARIS-Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan di Hotel 1001 Tamansari, Jakarta Barat.FOTO:BPJSTK

indopos.co.id - Mendiang karyawan Hotel 1001Mochammad Iqbal, meninggalkan warisan sejumlah santunan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada istri tercinta Ayu Rianti Dea Putri. Mochammad Iqbal meninggal dunia karena celakaan lalu lintas sepulang kerja. Penyerahan santunan berlangsung di Hotel 1001 Tamansari, Jakarta Barat.

”Semoga almarhum husnul khatimah dan yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ungkap Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua Eny Purwatiningsih (10/7/2019). Santunan tersebut berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp 193.896.000, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp  8.737.140, dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 341.400/bulan. Penyerahan dilakukan oleh Manager HRD Hotel 1001 Taufan dan disaksikan segenap managemen dan karyawan hotel.

Musibah yang menimpa almarhum Mochammad Iqbal berawal ketika pulang kerja pada pagi hari dari hotel ke rumahnya Jl Muara Angke, Jakarta Utara. Sebelummya pria yang bekerja sebagai kasir ini masuk shift malam pukul 20.00-05.00. Ketika melintas menggunakan  motor di Jalan Raya Pakin, Iqbal mengalami kecelakaan hingga meninggal di lokasi kejadian. Almarhum yang masih berusia muda itu meninggalkan seorang istri dan belum punya anak.

”Kami sangat mengapresiasi perusahaan yang mempekerjakan almarhum yaitu PT Perkasa Tunggal Mandiri atau Hotel 1001, karena melindungi seluruh karyawannya dengan program lengkap BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Eny. Sebagaimana aturan yang ditetapkan pemerintah, peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja, ahli waris mendapatkan hak 48 kali upah yang didaftarkan ditambah biaya pemakaman dan santunan berkala.

”Keistimewaan lain dari program Jaminan Kecelakaan Kerja ini adalah memberikan penjaminan tanpa batas untuk pemulihan peserta yang kecelakaan kerja. Kami akan cover berapapun jumlah biayanya dan berapa pun lamanya dia dirawat pokoknya sampai dokter menyatakanmua sembuh hingga peserta kembali bekerja,” ungkapnya. Begitu pula manfaat program JP akan diberikan setiap bulan kepada ahli waris hingga menurun ke anak ke dua. Jika peserta punya anak, maka diberikan manfaat beasiswa kepada anaknya.

”Tetapi kalau peserta belum punya anak dan ahli warisnya menikah lagi, maka manfaat Jaminan Pensiunnya behenti ketika dia menikah,” cetusnya. Eny menyebutkan, Hotel 1001 yang bernaung pada PT Perkasa Tunggal Mandiri baru mendaftarkan program JP pada Februari 2017. Kendati baru dua tahun didaftarkan tersebut tetapi manfaat pensiun sudah didapatkan oleh pekerja.

Menurut Eny, itulah kenapa Undang Undang mewajibkan seluruh pekerja terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut demi untuk memproteksi seluruh tenaga kerja. ”Bisa dibayangkan betapa terpuruknya kondisi pekerja dan keluarga jika tulang punggung keluarga mengalami kecelakaan kerja. Tetapi dengan program mulia ini, maka risiko keterpurukan tersebut bisa diatasi,” ungkapnya. Begitu pula dengan perusahaan yang belum mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenakerjaan. Jika karyawan mengalami musibah, maka sesuai ketentuan Undang Undang perusahaan wajib mengganti hak normatif karyawan sesuai dengan perhitungan program BPJS Ketenagakerjaan. ”Kalau kasus kecelakaan kerjanya berat yang butuh biaya ratusan juta bahkan miliaran rupiah sudah tentu itu berpotensi membangkrutkan perusahaan. Tetapi jika sudah didaftarkan peserta, maka seluruh risiko penjaminan itu beralih ke BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.(dni)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / KPK Sita Dokumen Perizinan di Kepri

Megapolitan / Diduga Money Politics, Caleg Gerindra Dicari Polisi

Nasional / Ini Cara Kemenpora Cetak Generasi Muda Bebas Narkoba

Daerah / IPB Targetkan Muba Jadi SPR Percontohan di Indonesia

Nasional / DPR Tanya Pelindo soal Nasib Karyawan PT JAI


Baca Juga !.