Nasional

Telan Biaya Rp 466 Triliun, ini Lokasi Ibu Kota Baru yang Paling Tepat

Redaktur: Achmad Sukarno
Telan Biaya Rp 466 Triliun, ini Lokasi Ibu Kota Baru yang Paling Tepat - Nasional

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. ANTARA/Asep Firmansyah/am

indopos.co.id - Pemerintah mengestimasi biaya memindahkan ibu kota dari Jakarta memakan anggaran sebesar Rp 466 triliun. Namun skema pembiayaan akan menggunakan sistem Public Private Partnership (PPP) atau melibatkan kolaborasi antara swasta dan BUMN.

"Pembiayaan APBN tidak akan mencapai Rp30 triliun," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro usai diskusi bertajuk "Pindah Ibu Kota Negara: Belajar dari Pengalaman Negara Sahabat," di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (10/7/2019)

Sementara ini Kalimantan dinilai paling tepat sebagai ibu kota bar. Pemilihan ibu kota baru di Kalimantan karena dinilai secara geografis lokasinya sangat strategis dan berada di tengah Indonesia.

Tak hanya itu, posisinya yang berada di tengah-tengah dianggap akan meminimalisir ketimpangan di luar Pulau Jawa. Kemudian alasan lain, karena tersedia lahan luas, bebas dari resiko bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung berapi.

"Kami tidak bisa menghilangkan ketimpangan tapi kami bisa meminimalisir itu agar tidak terjadi Jawa sentris," kata dia. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / KPK Sita Dokumen Perizinan di Kepri

Megapolitan / Diduga Money Politics, Caleg Gerindra Dicari Polisi

Nasional / Ini Cara Kemenpora Cetak Generasi Muda Bebas Narkoba

Daerah / IPB Targetkan Muba Jadi SPR Percontohan di Indonesia

Nasional / DPR Tanya Pelindo soal Nasib Karyawan PT JAI


Baca Juga !.