Daerah

Tingkatkan Pembangunan dan Kesra, Pemprov Jabar Teken MoU dengan Malut

Redaktur: Jakfar Shodik
Tingkatkan Pembangunan dan Kesra, Pemprov Jabar Teken MoU dengan Malut - Daerah

KERJASAMA: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 9 Juli 2019.HUMAS JABAR

indopos.co.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dan Pemprov Maluku Utara (Malut) sepakat melakukan kerja sama dalam 25 bidang. Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman bersama yang ditandatangani Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (9/7/209).

Kerja sama tersebut dilakukan untuk meningkatkan pembangunan antara Jawa Barat dan Maluku Utara sekaligus mengoptimalkan sumber daya. Tujuannya, tentu saja agar kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat kedua provinsi tersebut meningkat.

Dalam sambutannya, Abdul Ghani Kasuba mengatakan, bahwa pihaknya ingin belajar ke Jawa Barat yang mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas.

Dia menilai, Jawa Barat sebagai provinsi maju, baik dari segi pembangunan insfrastuktur maupun pelayanan publik. “Kita ingin belajar dengan orang Jawa Barat yang punya SDM yang sudah kuat. Kami datang ini untuk belajar,” katanya.

“Atas dasar itu, kami berkeinginan untuk membangun kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” lanjutnya.

Pada tahap awal, kerja sama yang dijajaki dua pemerintah daerah ini di bidang Perikanan dan Pertanian. Ditandatanganinya kesepakatan kerja sama antara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat dengan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku Utara terkait andon penangkapan ikan.

Secara keseluruhan, Pemprov Maluku Utara melibatkan 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kerja samanya dengan Pemprov Jawa Barat. “Kepada OPD yang lain agar secepatnya menindaklanjuti dengan OPD Provinsi Jawa Barat dalam pembahasan secara detail tentang isi kesepakatan,” ucap Abdul Ghani Kasuba.

Sedangkan, Ridwan Kamil mengaku, senang dengan adanya kerja sama antarprovinsi tersebut. Dengan tangan terbuka, kata Emil, Jawa Barat ingin saling belajar dan berkolaborasi untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami dengan senang hati, dengan tangan terbuka, ingin saling belajar,” ucapnya saat memberikan sambutan.

“Dengan MoU ini, saya meyakini dimulai dari pimpinannya memberikan komitmen. Setelah dengan semangat ditindaklanjuti dan ujungnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Emil menambahkan, kesejahteraan masyarakat berawal dari sebuah hubungan ekonomi. Hal itu perlu didukung oleh investasi dan jaminan kondusivitas sosial politik dan keamanan. Kesejahteraan itu datangnya dari sebuah hubungan ekonomi, bensinnya investasi. “Investasi datang kalau ada informasi yang memadai. Investasi kalau ada jaminan sosial politik dan kondusivitasnya baik,” katanya. (hms)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Ridwan Kamil Perkuat Kerja Sama dengan Eropa

Daerah / Tata KJA Waduk Jatiluhur, Pemprov Jabar Gandeng ITB

Daerah / Ridwan Kamil Ingin Biayai Hidup Lansia

Daerah / Pemprov Jabar Rotasi dan Mutasi Pejabat Eselon III

Daerah / Jabar Genjot Pembangunan Jatinangor

Daerah / Gubernur Jabar akan Diskualifikasi Pelaku Curang PPDB


Baca Juga !.