Internasional

Potongan Tengkorak Tertua Ditemukan di Yunani

Redaktur: Darul Fatah
Potongan Tengkorak Tertua Ditemukan di Yunani - Internasional

PENEMUAN - Para ilmuwan mengungkap fragmen tengkorak milik manusia purba yang ditemukan di sebuah gua di selatan Yunani. Foto; net

indopos.co.id - Potongan tengkorak dari sebongkah batu di sebuah gua di Yunani adalah fosil manusia modern tertua yang pernah ditemukan di luar Afrika. Demikian menurut para peneliti. Sebagian tengkorak itu ditemukan di Gua Apidima, Semenanjung Mani, di selatan Peloponnese. Diperkirakan telah berusia sekitar 210.000 tahun.

Banyak ilmuwan ingin mencari bukti lain. Jika klaim itu diverifikasi, temuan itu akan menulis ulang bab kunci dari kisah manusia. Tengkorak itu menjadi fosil Homo sapiens tertua yang diketahui di Eropa lebih dari 160.000 tahun.

Katerina Harvati, direktur Paleoantropologi di Universitas Tubingen Jerman mengatakan, tengkorak itu mengungkap bahwa setidaknya beberapa manusia modern telah meninggalkan Afrika jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Bahkan, mencapai lebih jauh secara geografis untuk menetap sejauh Eropa.

Fosil-fosil manusia modern purba lainnya yang ditemukan di Israel telah menunjukkan kunjungan singkat ke luar Afrika, tempat spesies itu berevolusi. Kunjungan yang jauh sebelum eksodus masal ketika Homo sapiens menyebar dari benua itu sekitar 70.000 tahun yang lalu dan menjajah dunia.

“Hasil kami menunjukkan bahwa penyebaran awal Homo sapiens dari Afrika terjadi lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, sebelum 200.000 tahun yang lalu. Kami melihat bukti penyebaran manusia yang tidak hanya terbatas pada satu eksodus besar di Afrika,” kata Karvati pada Guardian.

Namun, bagi beberapa peneliti, klaim itu lebih jelas berdasarkan bukti yang ada. Para ahli yang dihubungi oleh Guardian meragukan tengkorak itu benar-benar milik manusia modern, dan memiliki kekhawatiran tentang prosedur penanggalan. Kelemahan pada keduanya bisa merusak narasi para ilmuwan.

Kisah tengkorak itu sudah tidak biasa sejak awal. Itu ditemukan selama penggalian Gua Apidima, sebuah lubang di tebing kapur yang sekarang menjulang di atas laut, pada akhir 1970-an. Fosil itu terbungkus gumpalan batu, hanya beberapa inci dari tengkorak lain dan beberapa pecahan tulang. Batu itu sendiri terjepit tinggi di antara dinding gua yang berdekatan. (fay)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.