Kesra

BPJS Ketenagakerjaan Kembali Jalin Kerja Sama dengan RS Dr Suyoto Tangani Korban Kecelakaan Kerja secara Menyeluruh

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Jalin Kerja Sama dengan RS Dr Suyoto Tangani Korban Kecelakaan Kerja secara Menyeluruh - Kesra

SINERGI-Acara kerja sama BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilandak dengan RS dr Suyoto Pusrehab Kemhan, Jakarta Selatan.FOTO:BPJSTK

indopos.co.id - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilandak kembali menggandeng RS dr Suyoto Pusrehab Kementerian Pertahanan (Kemhan). Kali ini tujuannya untuk menangani pasien kecelakaan kerja peserta BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan fasilitas rehabilitasi medis.

”BPJS Ketenagakerjaan menjalin Kerjasama PLKK (Pusat Layanan Kecelakaan Kerja) dr Suyoto sudah berjalan dua tahun yang lalu. Kini kerja sama dilanjutkan untuk rehab prothese dan orthesa,” ungkap Kepala Kantor Cabang Jakarta Cilandak Puspitaningsih usai menadatangani Perjanjian Kerjasama dengan RS dr. Suyoto Pusrehab di Jakarta Selatan (11/7/2019). Sementara dari pihak RS dr. Suyoto, perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Kepala RS dr. Suyoto Pusrehab Kemhan Kol. Ckm dr. Sudarsono Sp.R.M. Turut hadir pula Kepala Pusat Rehabilitasi Kemhan Brigjen TNI dr Asrofi SS, Sp.BP RE(K), MARS.

Menurut Wetty, panggilan akrab Puspitaningsih, tujuan kerja sama ini merupakan bentuk pelayanan prima kepada peserta. Yaitu, agar peserta yang mengalami musibah kecelakaan kerja bisa ditangani secara keseluruhan. Wetty menyampaikan juga peserta BPJS Ketenagakerjaan memberikan pelayanan pada pasien yang mengalami kecelakaan kerja dengan biaya tanpa batas alias unlimited. Begitu pula waktu perawatan tidak dibatasi.

”Mulai dari pertolongan pertama, tindakan medis, rehab medis, sampai peserta dinyatakan sembuh oleh dokter,” ungkapnya. Begitu pula untuk kebutuhan pasca medis yaitu rehabilitasi, peserta difasilitasi terus sampai dinyatakan bisa kembali bekerja. Seluruh rangkaian pelayanan itu keseluruhan biaya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu Kepala Pusat Rehabilitas Kemhan Brigjen TNI dr Asrofi SS, SpBP RE(K), MARS mengatakan, RS Dr Suyoto Pusrehab Kemhan sangat strategis untuk menangani pasien trauma atau kecelakaan kerja. Selain posisinya sangat strategis yaitu dekat dengan pintu keluar Tol Veteran Bintaro, secara fasilitas maupun tenaga medis sangat mumpuni untuk menangani pasien trauma atau kecelakaan kerja.

”Kami bisa mengerjakan mulai pertolongan pertama kecelakaan . Di sini ada dokter sepesialis syaraf, dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis bedah plastik, luka bakar, amputasi bisa dikerjakan di sini,” paparnya. 

Begitu pula setelah pasien sembuh dan rehabilitasi medis disediakan fasilitas fisioterapi. ”Ada alat bantu ortodik dan pemasangan tangan dan kaki palsu. Pasien yang disabilitas tidak bisa gerak kita fisioterapi dan bisa berjalan lagi dengan kaki palsu,” ujarnya.

Asrofi menyatakan, dengan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan maka peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja sudah bisa mengakses RS dr Suyoto Pusrehab. ”Temasuk peserta BPJS Ketenagakrejaan yang kecelakaan lalu lintas ketika berangkat kerja atau ketika pulang kerja langsung saja dibawa kemari, kami tangani secara komprehensif,” paparnya.

Turut hadir pula pasien yang menjalani rehabilitasi medis yaitu Anton Widadi Sautro. Pria yang menjabat sebagai leader direct general di Yamaha Indonesia Motor itu diamputasi kaki kanannya karena kecelakaan lalu lintas yang dialaminya saat pulang kerja. Anton ditangani oleh pihak RS Suyoto mulai dari pemulihan pasca operasi kecelakaan sampai dia mendapatkan kaki palsu (prothese) dan dinyatakan dapat kembali bekerja ke perusahaan tempat semula bekerja dengan kondisi terbaru yang sepenuhnya menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan tempat Anton bekerja selain terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan juga menjalin kerja sama untuk program Return to Work atau kembali bekerja pasca mengalami kecelakaan kerja.(dni)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.