Megapolitan

484 Paket Proyek di Kabupaten Bogor Terancam Gagal Tender

Redaktur: Syaripudin
484 Paket Proyek di Kabupaten Bogor Terancam Gagal Tender - Megapolitan

Foto: Net

indopos.co.id - Masa anggaran tinggal tersisa beberapa bulan lagi. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) baru menyelesaikan 171 jumlah paket tender dari 694 paket yang masuk. Sementara hingga hari ini, sudah ada 39 paket yang gagal lelang. Bila tidak ada tindakan, maka sisa 484 paket juga terancam gagal tender.

Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor Budi Cahyadi Wiryadi mengaatkan 694 paket yang dilelang tersebut bernilai pagu anggaran Rp874 miliar. ”Sementara pagu anggaran yang gagal tender mencapar Rp45,2 miliar. Jumlah ini merupakan rekapitulasi tender hingga tanggal 8 Juli 2019,” kata Budi, Kamis (11/7/2019).

Sementara untuk paket yang sudah selesai, pemkab baru mendapat efisiensi anggaran sebesar 7,56 persen atau sekitar Rp16,5 miliar. ”Banyak tender tidak lulus evaluasi baik administrasi maupun teknis. Banyak penyedia jasa yang tidak atau belum siap untuk mengikuti,” bebernya lagi. Tak berhenti sampai disitu, lanjut Budi, para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga seharusnya menyiapkan segalanya.

Namun faktanya, para SKPD juga masih ogah-ogahan ajukan lelang. ”Kalau masalahnya masih di SKPD kita gak bisa apa-apa, kami juga nunggu, kalau permohonannya sudah masuk baru kita kerja,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kab Bogor, Wawan Haikal mengatakan bahwa SKPD terkait sudah sewajibnya menyediakan kegiatan. Dengan banyaknya gagal lelang ini sudah seharusnya menjadi pelajaran. ”Ada sisa empat bulan lagi masa lelang, yang masih berjalan mudah-mudahan bisa berhasil,” tambah Wawan. (dka/c)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / 273 Desa di Kabupaten Gelar Pilkades, Telan Anggaran Rp32 Miliar

Megapolitan / Jelang Mudik, Jalan Rusak di Cibinong Ditambal Konblok

Megapolitan / Dari 716 Developer, Baru 20 Persen Serahkan PSU

Megapolitan / Telat Dua Tahun, Warga Tagih Uang Kompensasi

Megapolitan / Jalur Puncak Dua Belum Direstui Kementerian PUPR


Baca Juga !.