Megapolitan

Kasus Penganiayaan di Pantai Ancol, Polisi Gelar Rekonstruksi

Redaktur: Darul Fatah
Kasus Penganiayaan di Pantai Ancol, Polisi Gelar Rekonstruksi - Megapolitan

Foto : Ilustrasi

indopos.co.id - Polres Metro Jakarta Utara menggelar rekonstruksi penganiayaan di Pantai Ancol yang menewaskan seorang pemuda bernama Hilarius Ladja, Minggu (30/6/2019), sekitar pukul 01.00 WIB. Rekonstruksi di kawasan Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol tersebut melibatkan dua tersangka, yakni Jadri Pelamonia, 27, dan Alfredo Arnando Huwae, 30.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, rekonstruksi itu untuk memastikan hasil pemeriksaan maupun penyidikan sesuai dengan fakta di lapangan. "Rekonstruksi ini menjadi kesempatan untuk mencocokkan keterangan dari tersangka, saksi, dan sejumlah alat bukti," ujar dia di Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol, Jumat (12/7/2019).

Pihaknya mencocokkan beberapa keterangan saksi, tersangka, maupun alat bukti lainnya agar terjadi persamaan dan ada kesesuaian antara alat-alat bukti yang ada. Budhi mengatakan, kesesuaian antara keterangan para tersangka dan saksi dengan alat bukti sangat penting karena hal ini akan membantu hakim dalam membuat putusan atas kasus tersebut.

Rekonstruksi di Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol tersebut tak pelak menjadi tontonan warga yang sedang bersantai di Pantai Ancol. "Saya, sih, enggak tahu kasusnya apa. Akan tetapi, kalau bawa minuman keras ke sini, ya, berarti pesta minuman keras. Maboklah intinya," ujar Abdullah yang membawa keluarganya berlibur di pantai.

Kejadian berawal ketika korban dan pelaku serta beberapa rekan mereka sedang minum minuman keras di Pantai Beach Pool Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu dini hari. Ladja yang mabuk berat kemudian terlibat cekcok mulut dengan seorang rekannya yang turut menyinggung perasaan Huwae. Pelamonia kemudian langsung mendatangi Ladja dan menusuk dia berkali-kali hingga korban ambruk bersimbah darah. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.