Enam Bulan Berjalan, Pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang di Kota Bogor masih Gelap

indopos.co.id – Kepolisian hingga saat ini masih kesulitan mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK Baranangsiang, Andriana Yubelia Noven Cahya, 16.

Enam bulan berjalan, sejak pembunuhan sadis terjadi di Gang Kompleks Jalan Riau RT 01/03, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor itu, pelaku pembunuh itu masih misterius.

Pelaku pembunuhan keji itu hingga kini masih berkeliaran karena belum berhasil ditangkap. Perkembangan kasus itu juga jalan di tempat meski telah dibantu oleh badan investigasi utama dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau FBI.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan, bantuan yang dimaksud kepada FBI sebetulnya bersifat koordinatif. Pihaknya bertanya barangkali FBI memiliki alat yang lebih canggih untuk menganalisa CCTV (closed circuit television, Red).

Ternyata, jawaban yang didapat bahwa tergantung resolusi kamera yang ada dari hasil rekaman CCTV tersebut. ”Kalau resolusinya rendah, tetap akan kesulitan, harus diluruskan, bukan berarti Puslabfor Polri atau FBI itu tidak mampu, bukan. Tergantung kepada resolusinya juga,” ujarnya kepada Radar Bogor (INDOPOS Group), Minggu (14/7/2019).

Secara teori, Agah mengaku kurang memahami resolusi pada gambar pelaku yang terekam CCTV. Sempat berkoordinasi juga dengan orang-orang sipil yang memahaminya, ada peningkatan kejelasan. Namun hanya sedikit. ”Sudah kita coba melalui Puslabfor Polri, mulai kita coba ada orang-orang sipil yang paham, ada peningkatan kejelasan, tapi sedikit,” tuturnya.

Agah belum bisa memastikan kapan pelaku bisa terungkap. Namun yang pasti, pihaknya hingga saat ini tidak berhenti berupaya. ”Yang penting ikhtiar upaya dan berdoa, kalau ditanya kapan, agak susah saya menjawab,” ungkapnya.

Hingga tujuh bulan berjalan, Agah menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap ratusan orang. Namun, hanya 38 orang yang dijadikan saksi dan dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP). (tam/rb)

Komentar telah ditutup.