Formula E Perkokoh Citra Jakarta dengan Kota Megapolitan Lain di Dunia

indopos.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang mengusulkan akan menghadirkan balap mobil Formula E di ibu kota pada 2020 mendatang, diapresiasi anggota DPRD DKI Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana mengatakan, agar tidak terjadi kesalahan perlu dilakukan persiapan yang matang. ”Ini sesuatu yang baru dan saya kira harus juga atraktif. Karena terbukti penyelenggara itu percaya kalau Jakarta ini bisa menyelenggarakan kegiatan internasional seperti itu. Jadi Jakarta akan dipandang makin terpercaya dalam penyelenggaraan event-event di kelas dunia,” kata Triwaksana kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019) siang.

Menurutnya, ajang balap mobil bertenaga listrik itu dapat memperkokoh citra Jakarta, bersanding dengan kota-kota megapolitan di dunia.

Sehingga Pemprov DKI Jakarta diharapkannya dapat mempersiapkan ajang balap jet darat itu secara matang. Sehingga dapat mendulang kesuksesan seperti halnya ajang Asian Games 2018 beberapa waktu lalu.

Dirinya mengusulkan, agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat segera membangun sarana dan prasarana untuk mendukung ajang Formula E.

Persiapan tidak hanya rekayasa lalu lintas sebagai arena utama balap, tetapi juga meliputi hunian bagi seluruh kru Formula E hingga pengunjung yang dipastikannya bakal dihadiri oleh warga lokal dan mancanegara.

”Jadi mereka bisa bersiap diri untuk event yang relatif baru di Jakarta ini. Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat yang positif bukan hanya membangun indeks citra yang lebih baik lagi di mata dunia tapi juga membawa warga Jakarta secara khusus,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat akun Instagramnya @AniesBaswedan pada Minggu (14/7/2019), mengabarkan Ibu Kota telah terpilih menjadi tuan rumah ajang Formula E tahun 2020 mendatang.

Formula E yang kini memasuki musim kelima sejak pertama kali digelar di Beijing, Cina pada September 2014 itu akan mengambil jalan raya sebagai arena utama.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan sejumlah jalan protokol sepanjang 2-3 kilometer untuk menjadi arena balap, antara lain Sirkuit Pertama yang dimulai dari kawasan Silang Monas Tenggara-MI Ridwan Rais-Tugu Tani-MI Ridwan Rais-Merdeka Selatan-Wisma Antara-Kedubes AS-Silang Monas Tenggara.

Sedangkan untuk Sirkuit Kedua dimulai dari kawasan Silang Monas Selatan-belakang Gambir-Ridwan Rais-Merdeka Selatan-Bundaran Patung Kuda-Silang Monas Selatan. (ibl)

Komentar telah ditutup.