DPRD Kabupaten Bogor Tolak Wilayahnya Diambil Pemkot Bogor

indopos.co.id – Keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperluas wilayahnya dengan mencaplok enam kecamatan di Kabupaten Bogor, ditolak mentah-mentah oleh kalangan legislatif setempat.

Secara terbuka Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ilham Permana mengaku selama ini tidak ada komunikasi yang dijalin oleh Wali Kota Bogor terkait pengambilan enam kecamatan tersebut. Apalagi, dia melihat kecamatan yang hendak diambil merupakan daerah yang potensial.

”Jika daerah itu potensial, tidak akan kita berikan, gitu aja,” cetus Ilham, Selasa (16/7/2019). Diketahui, dalam wacananya, Pemkot Bogor menginginkan enam kecamatan yang cukup strategis di perbatasan Kabupaten Bogor untuk menambah luas wilayahnya.

Sebut saja Kecamatan Tamansari, Dramaga, Ciomas. Kemudian Ciawi, Gadog dan Desa Cibanon di Kecamatan Sukaraja. Enam kecamatan tersebut dinilai sebagai wilayah yang strategis bagi Pemkot Bogor dalam pelayanan publik, utamanya daerah-daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor.

Menurut Ilham juga, sebagai tetangga Pemkot Bogor seharusnya melakukan koordinasi dan komunikasi terlebih dahulu, sebelum mengajukan permintaan enam kecamatan itu masuk daerahnya kepada Pemprov Jawa Barat.

”Tidak mungkin kan daerah-daerah potensial yang sudah kami bangun infrastrukturnya diambil gitu aja,” tegas Politisi Golkar itu.

Setali tiga uang, anggota fraksi PDIP Kabupaten Bogor Slamet Mulyadi menilai, wacana Pemkot Bogor untuk mengambil enam kecamatan itu tidak bisa berjalan begitu saja. Dia pun merasa tak habis pikir mengapa Pemkot Bogor seolah mengatur keinginannya sendiri tanpa permisi kepada pemilik di wilayah Kabupaten Bogor.

’Kalau pun mau, itu tidak bisa mereka yang ngatur sendiri. Tidak bisa mereka yang milih-milih sendiri daerah yang ingin dijadikan perluasa pelayanannya,” tambah Slamet. (dka/c)

Komentar telah ditutup.