KPAI : SMA Taruna Palembang Tidak Layak Mengajar dengan Sistem Asrama

indopos.co.id – Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi SMA Taruna Indonesia di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (17/7/2019)

KPAI mengumpulkan data kasus penyelenggaraan Masa Orientasi Sekolah (MOS) yang mengakibatkan seorang siswa barunya meninggal dunia.

Dalam pendataan dan melihat kondisi gedung dan lingkungan sekolah yang menerapkan disiplin semi militer itu, Retno Listyarti menyatakan SMA Taruna Palembang ini tidak layak untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dengan sistem asrama itu.

Kasus meninggalnya seorang siswa di SMA Taruna Palembang ini dan ada satu siswa atas nama WK (14) yang kondisinya koma sedang dirawat di rumah sakit sangat disesalkan.

“Dengan mendapat perhatian dari semua pihak diharapkan kasus meninggalnya siswa baru saat mengikuti MOS tidak terjadi lagi pada tahun ajaran baru berikutnya,” katanya. (ash/ant)

Komentar telah ditutup.