Modal Restu Orang Tua, Purnomo Deklarasi Bacabup Independen Banyuwangi

indopos.co.id – Menjadi pemimpin sejatinya adalah panggilan jiwa dan rasa kepedulian terhadap daerah. Banyak orang berkeinginan menjadi bupati atau gubernur, tapi sekadar bermimpi.

”Padahal, mestinya jangan hanya berani bermimpi, tapi beranilah mewujudkan mimpi tersebut,” ujar Bakal Calon Bupati (bacabup) Independen Banyuwangi 2020-2025, Purnomo, di Jakarta (17/7/2019). Purnomo mendeklarasikan diri sebagai bacabup pada Minggu (14/7/2019) di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jawat Timur.  

Deklarasi tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai kelompok dan komunitas masyarakat. Di antaranya dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Sempu, KTH Songgon, KTH Kalibaru, Karang Taruna Srono, Paguyuban Ternak Kambing Banyuwangi (PTKB), Komunitas Sepakbola Banyuwangi, dan sejumlah tokoh masyarakat di Banyuwangi.

“Deklarasi sebagai bakal calon Bupati Banyuwangi ini bukanlah tiba-tiba, tapi murni dorongan masyarakat luas di Banyuwangi. Kalau tidak ada dukungan dan dorongan masyarakat, tentu tidak akan mungkin ada deklarasi,” kata Purnomo. Dia mengaku tekatnya untuk memimpin Banyuwangi begitu bulat lantaran didukung oleh modal yang sangat besar. Modal yang dimaksudnya bukanlah uang, tetapi restu dari orang tua.

Lahir di Banyuwangi pada 27 Januari 1975, Purnomo menamatkan S1-nya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kemudian melanjutkan pascasarjana konsentrasi kebijakan publik di Universitas Brawijaya Malang.

Aktivitas yang dilakoni sejauh ini cukup banyak. Yakni ikut mendirikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) kebudayaan Averroes Malang 1995-2000, menjadi pendamping di P2KP (Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) 2002-2013, Deputi Pendamping Desa Jatim untuk Program Pendampingan Dana Desa Kemendesa PDTT 2016-2017, Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi NTB, dan konsultan di Kementerian PUPR hingga sekarang.

Kiprahnya di Banyuwangi atau di Jawa Timur di antaranya, menjadi Ketua Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi 2014-2015, Liason Officer (LO) Pendamping Desa di Banyuwangi 2016-2017, Ketua Forum Peternak Sapi Jatim 2010-2014, anggota Ikatan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Banyuwangi, Relawan Penanganan Bencana Vulkanik Gunung Raung pada 2015, dan sejumlah aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.

Ambisi Purnomo antaralain ingin menata pariwisata Banyuwangi menjadi lebih baik sehingga lebih berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.  Dia juga ingin mencanangkan program DP rumah satu persen.

Kabupaten Banyuwangi adalah salah satu daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak pada Oktober 2020. Purnomo memandang calon independen adalah pilihan alternatif masyarakat yang merasa aspirasinya belum terakomodasi secara baik dan optimal.(srv)

Komentar telah ditutup.