Kebakaran Hutan di Kalteng Meluas

indopos.co.id – Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah terus meluas. Kebakaran ini pun berdampak pada timbulnya kabut asap yang mengancam kesehatan.

“Kemarin (Rabu) untuk wilayah Kalimantan Tengah setidaknya ada 54 titik panas yang terpantau. Kami minta ini bisa menjadi perhatian bersama agar kebakaran tidak semakin meluas,” kata Plt Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah Mofit Saptono Subagio, di Palangka Raya, Kamis (18/7/2019)

Dia menerangkan, 54 titik panas itu tersebar yakni 36 titik di Kabupaten Pulang Pisau, 12 di Kabupaten Kotawaringin Timur, empat titik di Kota Palangka Raya dan dua titik di Kabupaten Kapuas.

Sementara luas lahan terbakar hingga pertengahan Juli tercatat 370,08 hektare. Untuk Kabupaten Pulang Pisau, lahan yang terbakar cukup luas.

Sebagai upaya penanganan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan, pihaknya telah mengusulkan kepada pusat untuk menyediakan helikopter water bombing.

“Usulan heli sudah disampaikan. Saya terima whatsapp dari BNPB bahwa pihak ketiga akan segera membantu penyediaan heli,” kata pria yang pernah menjabat Wakil Wali Kota Palangka Raya itu.

Menurut dia, keberadaan helikopter itu diperlukan untuk melakukan pemadaman di lahan yang sulit dijangkau petugas pemadam dari jalur darat. Keberadaan helikopter water bombing juga sebagai dukungan pemadaman dari udara saat petugas pemadan di darat kesulitan mendapat akses sumber air.

Mofit pun mengajak masyarakat di Kalimantan Tengah turut aktif melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan minimal di lahan yang dimiliki.

“Jangan membakar lahan karena akan sulit dilakukan pemadaman. Jika melihat api kecil segera upayakan padamkan dan segera lapor kepada petugas,” katanya. (ant)

Komentar telah ditutup.