Manchester United vs Inter Milan, Ole Gunnar Solskjaer Tegaskan Romelu Lukaku Tak ada di Skuat

indopos.co.id – Romelu Lukaku yang mempertemukan Manchester United dengan Inter Milan musim panas ini. Kok bisa? Hmmm, tenang, itu hanya terjadi di dalam bursa transfer. Sebab, sampai Jumat (19/7/2019) , belum ada ujung dari rumor transfer yang bakal bernilai EUR 83 juta (Rp 1,29 triliun) itu. Di atas lapangan, Lukaku takkan memanaskan pertemuan United dan Inter.

Ya, takkan ada nama Lukaku saat laga turnamen pramusim International Champions Cup (ICC) yang mempertemukan United melawan Inter di Kallang Stadium, Singapura malam nanti WIB (Siaran langsung TVRI pukul 18.30 WIB). ”Dia (Lukaku) tidak fit, dia tidak akan tersedia besok (malam nanti, Red),” ucap tactician United, Ole Gunnar Solskjaer, dalam konferensi pers  tadi malam WIB.

Alasan sama seperti yang dikemukakan Solskjaer saat Rom, sapaan akrab Lukaku, absen melawan Perth Glory (13/7) dan Leeds United (17/7). Kemarin Lukaku banyak duduk di bench bersama staf pelatih United ketimbang berlatih dengan rekan-rekannya. Solskjaer tak mau buka suara tentang kans Lukaku kembali ke Eropa dari pramusim dengan jersey Inter,

”Setelah saya berbicara pada kalian tentang dia (Lukaku), saya tidak punya kabar terbaru lagi soal itu (kans kepindahan Lukaku),” sambung mantan bomber United pada 1996 – 2007 itu seperti yang dikutip dari Sky Sports. Solskjaer tidak perlu memikirkan Lukaku karena dia sudah punya rencana tanpa salah satu pembelian termahal United itu.

Marcus Rashford dan Anthony Martial-lah rencana itu. Dari total enam gol United dalam dua kali laga pramusim di Australia, tiga gol di antaranya dari dua pemain yang sejatinya bukan striker murni itu. Rashford dua gol dan Martial satu gol. “Anthony yang baru,” itulah yang telah diinginkan Solskjaer terjadi musim 2019 – 2020 ini.

Dia konfiden Toto, julukan Martial, bisa selevel dengan Lukaku. ”Anthony akan menjadi penyerang kelas dunia,” harapnya. Dengan Solskjaer yang lebih sering memainkan satu pemain nomor sembilan, maka Martial dan Rashford bisa dimainkan bergantian. ”Saya berharap musim depan dia (Martial) dan Marcus lebih baik dari musim lalu, bisa saja jadi top scorer,” lanjutnya.

Yang dirasakan Solskjaer itu yang tak didapatkan Antonio Conte sebagai allenatore Inter saat masa pramusim kali ini. Cuma striker 17 tahun Sebastiano Esposito dan spesialis pinjaman  Samuele Longo opsi nomor sembilannya. Lautaro Martinez masih liburan setelah turun di Copa America bersama Argentina. Sedangkan Matteo Politano cedera otot paha.

Dilansir laman Sempreinter, CEO United Ed Woodward menolak permintaan Inter untuk menurunkan harga top scorer Liga Europa 2014 – 2015 itu. Terakhir, Inter mengajukan tawaran fee senilai EUR 60 juta (Rp 938,5 miliar) ditambah bonus EUR 15 juta (Rp 234,6 miliar). Tapi, total EUR 75 juta (Rp 1,17 triliun) iming-iming dari Inter itu belum mampu menggoda United.

Conte mengakui, dia memang sangat menginginkan Lukaku sebagai calon ujung tombak Inter dalam musim pertamanya di Appiano Gentile, kamp latihan Inter. La Gazzetta dello Sport melaporkan, Conte sampai berang ke petinggi Inter gara-gara tidak kunjung merealisasikan apa yang dia mau. ”Saya frustrasi,” ungkap The Godfather, julukan Conte, dikutip Daily Mail.

”Anda sudah tahu saya sangat menyukainya (Lukaku), begitu pula pada masa lalu di saat saya masih membesut Chelsea, saya juga ingin membawanya ke Chelsea. Tapi hari ini dia tetap pemain United, itu kenyataannya,”  imbuh allenatore 49 tahun itu. Dia pun menolak membahas Lukaku sebab masih menghormati kontraknya dengan United yang masih tersisa sampai musim panas 2022 itu.

”Kami paham benar situasi kami saat ini dan kami akan melihat apa yang terjadi. Seperti yang saya katakan, saya sebut dia pemain terpenting bagi kami agar lebih bagus. Tentu tak akan mudah bermain tanpa penyerang bagus. Tapi bursa transfer masih terbuka dan masih ada waktu bagi kami,” tutur Conte. ”Tak akan mudah melawan United tanpa striker,” sebutnya.

Saking frustrasinya Inter, mereka pun mulai mengalihkan target sasaran ke bomber kelas dunia lainnya. Salah satunya Edinson Cavani. Kebetulan, pemain berjuluk El Matador itu sudah mulai goyah loyalitasnya ke Paris Saint-Germain (PSG). Terutama setelah gagal bersaing lawan Kylian Mbappe jadi mesin gol Les Parisien, julukan PSG.

Lagi-lagi finansial bisa jadi handicap. Per musim bayaran Cavani mencapai EUR 12 juta (Rp 187,7 miliar). Dalam skuad Inter musim ini, hanya Joao Miranda yang gajinya bisa lebih di atas EUR 10 juta (Rp 156,4 miliar) per musim. Gaji Icardi per musimnya saja hanya berkisar di EUR 4,5 juta (Rp 70,3 miliar). (koc)

Komentar telah ditutup.