Fasilitas Mewah Sambut Anggota DPRD Kota Bekasi yang Baru

indopos.co.id – Meski APBD 2019 defisit, tapi sambutan mewah diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kepada anggota DPRD baru kota tersebut yang terpilih dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Yakni, empat pimpinan DPRD Kota Bekasi terpilih bakal menerima masing-masing mobil dinas mewah terbaru.

Sedangkan untuk 46 anggota dewan lainnya, masing-masing bakal diberikan uang transportasi yang nilainya belasan juta setiap bulannya. Belum lagi fasilitas lain yang akan diterima para wakil rakyat tersebut.

”Sesuai ketentuan, para pimpinan dewan akan mendapat kendaraan dinas baru dan anggota dapat uang transportasi,” terang Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bekasi, Mohammad Ridwan, Minggu (11/8/2019).

Ridwan juga menjelaskan, untuk kendaraan dinas Ketua DPRD Kota Bekasi berkapasitas 2500 cc seperti Toyota Fortuner atau sejenisnya.

Sedangkan, untuk tiga wakil ketua DPRD masing-masing akan diberikan kendaraan dinas dengan kapasitas 2200 cc seperti Honda CRV atau sejenisnya. ”Semua kendaraan dinas itu pastinya baru,” jelasnya juga.

Namun, untuk 46 anggota DPRD Kota Bekasi lainnya tidak akan diberikan kendaraan dinas. Melainkan akan menerima uang pengganti transportasi yang besarannya mencapai Rp15 juta per bulan setiap anggota. ”Dulu pernah diberikan kendaraan dinas jenis Toyota Rush, tapi kan sudah saya minta kembali. Kendaraan itu lalu dikembalikan ke pemerintah daerah,” ujarnya lagi.

Ridwan juga mengaku, untuk pakaian dinas untuk anggota dewan terpilih juga sudah dialokasikan anggarannya mencapai Rp544 juta. ”Pakaian dinas anggota dewan terpilih juga sudah dianggarkan di APBD 2019,” katanya. ”Anggaran pakaian dinas itu juga sudah sesuai dengan ketentuan,” sambungnya.

Dia merinci, besaran biaya setengah miliar lebih itu akan digunakan untuk pembelian pakaian dinas anggota dewan terpilih yakni 100 stel pakaian sipil harian (1 orang mendapat dua pakaian) dengan anggaran Rp95 juta. Lalu, 50 stel pakaian dinas harian dengan anggaran Rp85 juta.

Selanjutnya, 50 stel pakaian sipil lengkap dengan anggaran Rp186 juta, dan 50 pakaian sipil resmi dengan anggaran Rp177, 2 juta. Aturan yang dipakai untuk pengadaan pakaian dinas, kata Ridwan juga, yakni Permendagri Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pakaian Dinas.

Bahkan, katanya lagi, pos anggaran pakaian DPRD itu belum termasuk pengadaan pakaian untuk dinas staf dewan, termasuk pakaian olahraga. ”Karena aturan itu menyebutkan untuk disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Jadi penyediaannya bertahap,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Sopandi Budiman mengatakan kendaraan dinas yang akan diberikan anggota ketua dan wakil DPRD terpilih sesuai aturan yang berlaku.

Yakni, untuk Ketua DPRD jenisnya Fortuner dan tiga Wakil Ketua DPRD mendapatkan kendaraan dinas Honda CRV. ”Kendaraan dinas hanya untuk pimpinan dewan. Anggota tidak dapat tapi diganti uang transportasi bulanan,” katanya.

Sopandi menambahkan, untuk proses pengadaan langsung ditangani bagian perlengkapan di bawah Sekretarit Daerah (Sekda) Kota Bekasi. Sedangkan pengadaan pakaian dinas yang anggarannya lebih dari setengah miliar itu baru bisa dikerjakan setelah ada keputusan KPU.

”Sekarang belum keluar keputusan dari KPU, sehingga kita sifatnya menunggu,” ujarnya.
Terpisah, Pemerhati Kebijakan Perkotaan dari Institut Busines Muhammadiyah Bekasi Hamludin mengatakan, pengadaan pakaian dinas dan mobil dinas dewan sangat tidak relevan. Apalagi, biaya yang dikeluarkan dari APBD Kota Bekasi 2019 sangat besar.

”Seharusnya anggaran itu menyesuaikan, karena ada aturan yang menyebut disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” terangnya. Dia juga berharap alokasi anggaran untuk DPRD Kota Bekasi periode 2019-2023 yang sudah di-plot di bagian perlengkapan segera dialihkan untuk biaya infrastruktur.

Apalagi, pembangunan di Kota Bekasi sudah dua tahun terbengkalai akibat defisit anggaran. ”Anggota DPRD yang belum kerja sudah diberikan fasilitas mewah, enak sekali. Bagaimana nasib rakyatnya, karena kondisi keuangan daerah masih defisit. Jadi tidak relevan,” tandasnya. (dny)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.